23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (MA) — Dari hentakan Tari Saman di dataran tinggi Gayo hingga suara rapai di pesisir timur, Aceh memiliki cara yang beragam untuk menceritakan dirinya melalui seni pertunjukan.

Hingga 2025, sebanyak 23 karya seni pertunjukan asal Aceh telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Daftar tersebut mencakup tari, musik tradisional, teater rakyat, permainan tradisional, hingga berbagai bentuk pertunjukan yang tumbuh dari kehidupan masyarakat di sejumlah daerah.

BACA JUGA...  Tari Dampeng Meriahkan Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke - 77

Rentang penetapannya berlangsung sejak 2013. Tari Saman dari Gayo Lues menjadi kesenian Aceh pertama dalam daftar tersebut pada 2013. Setelah itu, satu demi satu kesenian dari berbagai kabupaten dan kota menyusul.

Keberadaan 23 karya tersebut menjadi gambaran tentang luasnya khazanah seni pertunjukan Aceh. Setiap kesenian memiliki sejarah, bentuk penyajian, fungsi sosial, nilai dan karakter yang lahir dari lingkungan masyarakatnya.

BACA JUGA...  Iklan Sail Sabang 2017 Dari Pemko Sabang

Dari Saman hingga Tari Pho

Setelah Tari Saman ditetapkan pada 2013, Tari Seudati dari Pidie menyusul pada 2014.

Pada 2015, empat kesenian Aceh masuk dalam daftar WBTb, yakni Tari Rapa’i Geleng dari Aceh Barat Daya, Tari Dampeng dari Aceh Singkil, Tari Bines dari Gayo Lues, serta Tari Rabbani Wahid dari Bireuen.

BACA JUGA...  KUR Aceh Jaya Bermasalah Geuchik Dan YARA Temui Pihak BNI Meulaboh

Berita Terkait

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Likok Pulo: Ketika Syair, Gerak dan Nilai Islam Menyatu dalam Tari
Dikee Pam Aceh Jaya: Warisan Syair Maulid yang Tak Lekang Zaman

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB