Begitupun tak mematahkan semangat Muhammad Nur untuk memberikan Trauma Healing, kepada masyarakat yang berada diarea Polsek Julok, akibat tekanan konflik berkepanjangan.
Muhammad Nur melakukan pendekatan berjenjang kepada warga, memberikan ide ide brilliant yang dimilikinya agar masyarakat tidak memandang aparat sebagai musuh.
Yang penulis ingat, pertama sekali dia lakukan adalah, pendekatan persuasif, lalu mencurahkan bentuk pemikiran kreatif.
Seperti membuka kursus komputer dan bahasa inggris, masyarakat menyambut baik ide itu. Kedekatan Muhammad Nur tak dipungkiri lagi.
Kursus Bahasa Inggris dan Komputer serta pendidikan umum berjalan, sampai mencari guru untuk sekolah umumnya. Ide kreatif dan inovasinya mampu mensugesty masyarakat, sehingga usaha tersebut berkembang dengan baik.
Kedekatan masyarakat dengan aparat keamanan di seputar Polsek Julok berjalan sangat harmonis, membuang image bahwa aparat itu seram dan ganas.
Empat tahun dia bertugas di Polsek Julok yang penuh dengan kesan heroik bersama preseden aparat keamanan masa itu.
Hari hari Muhammad Nur penuh dengan jejak rekam bentrokan bersenjata Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah RI. Julok merupakan salah satu basis kekuatan Gerakan Aceh Merdeka kala itu. Masuk dalam daftar daerah pekat catatan Pemerintah Indonesia.














