TAKENGON | MA — Human Initiative secara resmi meluncurkan Kick Off Program Pemberdayaan Petani Kopi Terdampak Bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir dan longsor yang melanda Aceh Tengah pada akhir 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Koperasi Produsen Baitul Qiradh (KBQ) Baburrayyan, Kecamatan Pegasing, Jumat (31/7/2026).
Peluncuran program dihadiri Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati, Direktur Regional Human Initiative Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Dedek Apriadi, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Tengah Jauhari, Ketua KBQ Baburrayyan Rizwan Husien, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perkebunan, Camat Pegasing, unsur Forkopimcam, Reje Kampung Weh Nareh, serta para penerima manfaat program.
Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati mengatakan, Human Initiative merupakan organisasi kemanusiaan global asal Indonesia yang berdiri pada 10 Desember 1999 dengan visi menggerakkan kebaikan untuk memartabatkan manusia melalui berbagai program sosial, pemberdayaan masyarakat, serta respons terhadap bencana.
Menurutnya, banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari ketiga wilayah tersebut, Aceh menjadi provinsi dengan jumlah kabupaten terdampak terbanyak, termasuk Kabupaten Aceh Tengah.




