Kepiawaian, smart dalam bersikap dan bertindak menjadikan Muhammad Nur diterima dengan sangat baik di Julok, Aceh Timur. Hari ini 19 tahun silam adalah mimpi buruk dalam catatan hidupnya.
Memulai Berbisnis
Empat tahun bertugas di Polsek kecamatan Julok, kabupaten Aceh Timur Muhammad Nur dipromosikan lagi ke Polres Persiapan Aceh Tamiang pada tahun 2004 sebagai Intelkam.
Dari sinilah debut bisnis waralabanya dimulai, apalagi Muhammad Nur sebelum ditugaskan ke Polsek Julok, Aceh Timur, terlebih dahulu dijajal pada Polsek Kota Kualasimpang selama dua tahun.
Tak ada penyesuaian yang berarti, sebagai Satuan Intelkam Polres Persiapan Aceh Tamiang, dia ditugaskan diempat yang baru tapi berwajah lama. “hanya pindah tugas, tapi saya tak asing disini,” katanya mengisyaratkan.
Sekembalinya Muhammad Nur ke Aceh Tamiang, memberi spirit tambahan, sebab tugas yang diembannya sama persis saat masih bertugas di Aceh Timur.
Bertemu dan berdialog dengan masyarakat sudah menjadi santapan rutinitasnya, tapi kali ini dikota bukan didesa. Banyak wejangan dari hasil dialog bisa diambil, sebagai motivasi dan spirit.
Muhammad Nur banyak menghabiskan waktunya di Pasar Pagi (pusat perbelanjaan kota), melihat, mengamati, aktifitas masyarakat yang berjualan, inspirasinya muncul, naluri bisnisnya bangkit.





