Anggaran di Aceh, Pegawai 70 Persen Rakyat 20 Persen saja

Anggaran Belanja dan Pembangunan Aceh (APBA), provinsi Aceh. Sudah habis terkuras peruntukkan belanja pegawai sebesar 70 persen. Sedangkan rakyat cukup hanya 20 persen saja. Dan hanya menyisakan sedikit untuk pembangunan masyarakat.

Anggaran di Aceh, Pegawai 70 Persen Rakyat 20 Persen saja

BANDA ACEH | MA Anggaran Belanja dan Pembangunan Aceh (APBA), provinsi Aceh. Sudah habis terkuras peruntukkan belanja pegawai sebesar 70 persen. Sedangkan rakyat cukup hanya 20 persen saja. Dan hanya menyisakan sedikit untuk pembangunan masyarakat.

Begitu penegasan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat mengkritisi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang masih timpang.

BACA JUGA...  Kampung Blang Kolak II Ikuti Lomba Tingkat Provinsi Tahun 2023

Dia menyebut, sebagian besar APBA di Aceh habis untuk belanja pegawai dan hanya menyisakan sedikit untuk pembangunan masyarakat.

Menurut Tito; itu menjadi salah satu penyebab Tanah Rencong masih miskin meski jumlah anggarannya lima besar tertinggi di Indonesia.

“Dari total APBA 16 triliun rupiah, belanja pegawai hampir 60-70 persen untuk gaji pegawai dan tunjangan kinerjanya, ditambah belanja barang jasa. Belanja barang jasa itulah operasional untuk pegawai lagi beli peralatan untuk pegawai, sementara yang untuk belanja modal pembangunan masyarakat itu 20 persen,” kata Tito saat memberi pengarahan ke kepala daerah di Aceh, Kamis, 22 Desember 2022 lalu.

BACA JUGA...  SAPA Kritik Dominasi Anggaran Instansi Vertikal dalam APBA 2024

Seperti dikutip detik.com, seharusnya belanja pegawai, administrasi dan lainnya itu lebih kecil dibanding dana belanja modal untuk kepentingan masyarakat.