Jabatan Itu ‘Attitude’

Sabtu, 18 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG, (MA) | Dua jam bersama Muhammad Nur, lelaki kelahiran 2 Agustus 1973, tepatnya di Pidie Jaya (Pijay) adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, dari partai Demokrat.

Banyak hal dan sisi menarik bisa dipetik yang digelontorkan dari pria ganteng dengan tinggi 175 centimeter itu, sebagai barometer untuk berbuat bagi kepentingan orang banyak.

BACA JUGA...  Kader PDA Dorong Tgk Muhib Maju Lewat Partai Berkarya

Sebenarnya, apa?, siapa? Dan mengapa harus Muhammad Nur. Pensiunan dini dikepolisian itu berbinis Swalayan, kini duduk dianjangsana kursi dewan sebagai wakil rakyat, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Satu.

Debut Muhammad Nur ke kursi Parlemen bak meteor, melejit mulus. Dari politik Bisnis nangkring ke politik praktis, adalah seorang yang gigih dan ulet.

BACA JUGA...  Relawan Pong SEDE Bantu Korban Rumah Terbakar di Aceh Tengah 

“Jatuh bangun adalah hal yang lumrah dalam praktik bisnis, tapi jangan pernah mengalah untuk satu iktikad baik yang tertunda,” tegasnya kepada penulis.

Katanya, ‘Jabatan itu Attitude’ apapun yang dipercayakan kepada seseorang, lembaga dan negara adalah amanah yang harus dijalankan sesuai aturan dan kaidah.

Muhammad Nur adalah sosok yang ramah, supel dan sangat piawai memanajerial sosial kemasyarakatan. Dia mampu berakselirasi dengan sangat baik, sehingga masyarakat yang mengenalnya sebagai good father dalam memotivasi.

BACA JUGA...  Meriahkan HUT Ke-19, Pemkab Bener Meriah Gelar Pasar Murah 

Berita Terkait

Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat
Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor
Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan
FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB

Di tempat yang sama rumah reyot milik Barlian berdiri disulap TNI  jadi permanen.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

RAGAM BERITA

Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129

Senin, 10 Agu 2026 - 17:04 WIB