‘Upeti’ Kredit Ubi Kayu M Syah Sampai ke OJK

Minggu, 19 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menjadi boomerang bagi anggota Koptan Mekar Kembali, apalagi taruhannya, setiap hektar lahan jaminannya adalah Sertifikat Tanah dan Rumah bagi penerima Program Pembiayaan Produktif PT BAS.

Alih-alih, program Ubi Kayu itu gagal. Para anggota koptan Mekar Kembali terjepit agunan sertifikat Tanah dan Rumah, yang sudah jatuh tempo akad kredit.

Padahal sudah dilakukan satu kali Adendum [Perpanjangan Progress] dengan pihak PT BAS, hasilnya juga nihil. Anggota Koptan Mekar Kembali tak mampu mengembalikan batang dan bunga kredit yang disepakati bersama.

BACA JUGA...  SIGAP Temui Ketua PDIP Aceh Bahas Potensi Arah Kerja Relawan untuk Menangkan Ganjar Pranowo

Alhasil, pihak PT BAS akan melelang sertifikat Tanah dan Rumah anggota Koptan Mekar Kembali. Kenapa anggota Koptan Mekar Kembali mau menerima program tersebut?.

Launcing Tanaman Ubi Kayu tahun 2019 di lahan Hutan Produksi Terbatas.

Ada janji lain dibalik akad kredit yang dilakukan mereka, ekspektasinya ada dana hibah dari PT BAS yang menanti untuk kelanjutan program Ubi Kayu itu.

Janji angin segar tersebut, dihembuskan Wagirun [Ketua Koptan Mekar Kembali] kepada anggotanya, agar para anggota tergiur dan mau mengagunkan tanah dan rumah mereka.

BACA JUGA...  GERAK CEPAT LINDUNGI WARGA DARI ANCAMAN DBD

Endingnya, anggota Koptan Mekar Kembali terlilit hutang kredit Pembiayaan Produktif kepada PT BAS Kualasimpang. Padahal dari beberapa spesifikasi gelontoran pembiayaa, Anggota Koptan Mekar Kembali hanya 2 kali menanda tangani pencairan kredit tersebut, terkait Bibit dan Landclearing. Selebihnya Wallahu’alam Bishawab.

Berita Terkait

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB