‘Upeti’ Kredit Ubi Kayu M Syah Sampai ke OJK

Minggu, 19 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRK Aceh Tamiang Muhammad Irwan meminta kepada pihak Bank Aceh dapat menunjukkan bukti alih rekening dasar hukumnya apa dan penyertaan modal yang dianggap janggal.

Kemudian pihak BAS dinilai kurang paham dengan petani intensif dengan petani pemula. Jangan samakan lahan datar dengan lahan berbukit. Seharusnya Bank Aceh ambil rekomendasi rujukannya dari BPS tentang hasil ubinan pemerintah rata-rata per satu daerah.

BACA JUGA...  TAMBAL SULAM JALAN KEHIDUPAN

“Kalau cakap-cakap perkiraan target berapa ton saya pun bisa. Kemudian dipelajari transportasi, berapa lama butuh waktu angkat buah dari lokasi ke pabrik. Ini kalau saya lihat ini kurang, kurang survei kurang pengawasan,” tegas M Irwan.

Pria yang akrab disapa Wan Tanindo mengaku tidak habis pikir tanam singkong diatas gunung. Padahal lahan datar sangat mempengaruhi produksi. Kemudian dia juga menyoroti sumber bibit ubi kayu dipastikan tidak ada laporan ke Balai Benih. Padahal semua atas nama bibit itu harus dilaporkan ke Balai.

BACA JUGA...  Aceh Tamiang Siap jadi Model Pemulihan Pasca konflik Berbasis Aksi Iklim

“Kelompok tani salah, dari Bank Aceh juga salah petani ubi pemula diberi modal besar-besar,” sebut Wan Tanindo.

Proses Tanam Sudah Selesai

Sementara itu pimpinan BAS Cabang Kuala Simpang Muhammad Syah menceritakan, sebenarnya waktu itu proses tanam sudah selesai tinggal panen. Kendala panen waktu itu adalah jalan rusak becek, sehingga untuk panen petani merasa agak berat. Kemudian pihak Bank Aceh berinisiatif membeli armada mobil taft badak untuk mobilisasi hasil panen keluar.

BACA JUGA...  12 Negara Hadir untuk Peringati 20 Tahun MoU Helsinki di Banda Aceh

Berita Terkait

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB