‘Upeti’ Kredit Ubi Kayu M Syah Sampai ke OJK

Minggu, 19 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sarhadi menyatakan saat ini pihak nasabah/petani singkong menanggung rugi. Sebab dari 40 hektare lahan digarap cuma keluar produksi ubi 11 ton yang bisa dijual/bawa keluar.

Sementara hasil yang ditargetkan 80 ton per hektare dengan harga perkiraan Rp1.000/kg meleset. Seharusnya dari lahan 40 Ha tersebut estimasinya mampu keluar 320 ton juga diluar ekspektasi pihak bank.

BACA JUGA...  Sesuai Instruksi Kapolri Polres Sabang Tanam 1150 Pohon Produktif

“Artinya ini tidak sesuai dengan harapan. Ini kan, petani pasti tau ubi itu berat di ongkos, ditanam pula di areal 200 (hutan) sana. Saya tau lokasi itu jauh. Nah, ada egak perhitungan baik dari pihak kelompok, nasabah dan pihak bank terhadap biaya pengeluaran itu, sehingga pihak bank mau kerja sama” ujar Sarhadi.

BACA JUGA...  Tunggakan Rekening Pelanggan PDAM 7,6 Miliar Rupiah

Dijelaskannya tidak mudah mengeluarkan komoditi pertanian dari areal 200/ pedalaman Bandar Pusaka tersebut. Bahkan sekarang dia menaksir biaya jasa angkut mencapai Rp200-500/kg, seperti ongkos kelapa sawit dari kawasan itu sampai ke Pulau Tiga Rp250/kg. Apalagi dibawa ke Medan.

“Saya sebenarnya agak heran juga kepada pihak bank memberikan uang saya merasa ini jebakan ke bapak-bapak ini (petani) terus terang saja. Karena apa, karena hitungan tidak masuk akal. Terus muncul pertanyaan baru lagi sampai berapa lama program ini bisa berasil sehingga uang itu bisa dikembalikan petani,” ketus Sarhadi.

BACA JUGA...  Capaian Rendah, Forpincam Genjot Vaksinasi di Kampung Paya Awe

Berita Terkait

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB