TAPAKTUAN (MA) – DPW Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (AlAMP AKSI) Aceh mendesak KPK RI segera mengusut indikasi KKN di Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Aceh.
Desakan itu disampaikan Ketua
DPW ALAMP AKSI Aceh Mahmud Padang melalui rilis yang diterima mediaaceh.co.id, di Tapaktuan, (22/12).
Menurutnya, salah satu indikasi yang terjadi saat ini yakni Pokja Pemilihan pada BP2JK memenangkan PT. Alas Putra pada tiga paket sekaligus dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Ini tentunya menjadi tanda tanya publik, karena perusahaan yang sama dimenangkan dalam waktu hampir bersamaan pada 3 (tiga) paket puluhan milyar. Ada permainan apa di balik semua itu,” Kata DPW ALAMP AKSI Mahmud Padang.
Dia merincikan, paket yang dimenangkan PT. AP dalam waktu bersamaan itu yakni, pembangunan jaringan irigasi Lhok Guci Aceh Barat senilai Rp 26,5 M, pembangunan jaringan irigasi Jambo Aye Aceh Utara senilai Rp. 24,8 M dan rehabilitasi bendung daerah irigasi Krueng Pase senilai Rp. 22,8 M.
“Jika kita lihat dari peserta tender ketiga paket tersebut, hampir semua perusahaan berpengalaman bukan perusahaan baru, tapi justru malah semuanya digugurkan dengan alasan sepele. Sehingga semakin menguatkan adanya indikasi pengaturan agar PT. AP menjadi pemenang ketiga paket tersebut,” katanya.




