Mahasiswa Minta Ketegasan Pemerintah Aceh Soal Rohingya

Rabu, 3 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korlap Aksi Demo Yusuf menyerahkan pernyataan  sikap kepada Pj. Gubernur Aceh yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh Dedy Andrian seusai aksi di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Selasa, (2/1).(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Korlap Aksi Demo Yusuf menyerahkan pernyataan sikap kepada Pj. Gubernur Aceh yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh Dedy Andrian seusai aksi di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Selasa, (2/1).(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Sejumlah massa mengatasnamakan Gerakan Rakyat Aceh (GeRAH), melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, (2/1).

Bergantian, mereka menyampaikan tuntutannya sekaligus menyerahkan  surat pernyataan untuk ditandatangani Pj.  Gubernur Aceh, Achmad Marzuki dan Sekda Aceh, Bustami Hamzah.

Surat pernyataan itu berisikan, kesiapan pemerintah Aceh untuk segera bertindak mengatasi persoalan imigran Rohingya di Aceh dalam  waktu sepuluh hari.

BACA JUGA...  Dirut TPN: Relawan Ganjar-Mahfud di Aceh Harus Lakukan Konsolidasi dengan Tokoh Masyarakat

“Apabila, tidak bisa memindahkan imigran Rohingya dari  Aceh, maka Pj. Gubernur maupun Sekda Aceh wajib  mengundurkan diri, dari jabatan masing-masing,” kata Korlap Aksi Demo.

Surat pernyataan tersebut diterima Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh  Dedy Andrian untuk diteruskan kepada Pj. Gubernur Aceh dan Sekda.

“Nanti saya sampaikan surat pernyataan ini  kepada bapak  gubernur dan Sekda Aceh dan kita buat laporan ke publik nanti,” ujar Dedy Andrian usai menerima surat pernyataan tersebut.

BACA JUGA...  Dua Mahasiswa UNADA Banda Aceh Ikuti Pembekalan Kader Rakyat Terlatih Kodam IM

Dalam aksi, pendemo  membawa spanduk bertuliskan “Tolak Rohingya di Aceh, Jangan Gadaikan Aceh Dengan Isu Kemanusiaan, dan Jangan Korbankan rakyat Aceh hanya untuk mendapatkan dana segar dengan menjual isu kemanusiaan.

Pada release yang disampaikan kepada media ini, Korlap Aksi Demo Yusuf mengutip Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional di Kesbangpol Aceh, Dedy Andrian yang  menyatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pusat maupun IOM dan UNHCR, terhadap penanganan pengungsi tersebut.

BACA JUGA...  Sah, PWI Aceh Miliki Koperasi "Tinta Emas Aceh"

Berita Terkait

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya
Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
Pemkab Aceh Barat Bantu Proses Pemulangan Korban Scam Kamboja
Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor
Mengaku Abang Samalanga, Penipu Manipulasi Bukti Transfer dan Catut Nama Ketua DPR Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB