Pertanian dan Perkebunan di Barat Selatan Aceh : Potensi Terabaikan atau Ladang Emas yang Terlupakan

Kamis, 8 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mayjen TNI (Purn) T.A. Hafil Fuddin (mantan Pangdam IM).

Mayjen TNI (Purn) T.A. Hafil Fuddin (mantan Pangdam IM).

3. Pengusaha dan Investor

Peran kalangan usaha tak kalah penting sebagai penggerak roda ekonomi. Pengusaha lokal Barsela maupun investor luar perlu menangkap peluang yang terbuka.

Kebijakan pemerintah yang memberi insentif harus direspons dengan investasi nyata di sektor hilir. Misalnya, perusahaan dapat membangun pabrik pengolahan minyak nilam di Aceh Jaya agar komoditas nilam tidak lagi dijual mentah, atau mendirikan pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi minyak goreng di Nagan Raya sehingga nilai tambah tinggal di daerah.

BACA JUGA...  Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan

Para pengusaha besar perkebunan sawit yang sudah beroperasi di Barsela hendaknya bermitra dengan petani kecil lewat pola plasma, membantu peningkatan kualitas, dan menyalurkan CSR untuk perbaikan jalan desa atau fasilitas pertanian.

Iklim investasi Aceh yang kondusif di era Prabowo-Mualem–ditandai dengan penyederhanaan birokrasi dan jaminan keamanan–perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Bahkan investor asing pun mulai dilirik, contohnya Dubes Uni Emirat Arab sudah diajak berdiskusi tentang peluang investasi Aceh. Dengan kolaborasi pemerintah yang memfasilitasi, masyarakat yang berdaya, dan pengusaha yang berinvestasi, sebuah kolaborasi tiga pilar terbentuk untuk memajukan Barsela. Kolaborasi semacam ini memang mutlak diperlukan demi percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Barsela.

BACA JUGA...  Mengapa Indonesia Harus Prabowo-Puan 2024-2029?

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB