Pertanian dan Perkebunan di Barat Selatan Aceh : Potensi Terabaikan atau Ladang Emas yang Terlupakan

Kamis, 8 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mayjen TNI (Purn) T.A. Hafil Fuddin (mantan Pangdam IM).

Mayjen TNI (Purn) T.A. Hafil Fuddin (mantan Pangdam IM).

Potensi dan Kondisi Pertanian dan Perkebunan

Seorang petani nilam di Aceh Barat sedang memanen daun nilam (pogostemon cablin) dikebunnya.

Nilam adalah salah satu komoditas unggulan di Barsela dengan nilai jual tinggi.  Harga minyak nilam Aceh sempat melesat dari Rp 500 ribu menjadi Rp1,8 Juta/Kg seiring meningkatnya permintaan ekspor.

BACA JUGA...  Ketika Pena Dituduh Berdusta

Potensi tanaman penghasil minyak atsiri ini mendorong minat banyak petani lokal untuk membudidayakannya.
Kawasan Barsela sebenarnya ibarat lumbung kekayaan alam, kendati
hampir setiap kabupaten memiliki komoditas pertanian dan perkebunan unggulan.

Di Aceh Jaya,  melimpah kebun nilam dan kelapa sawit, Aceh Selatan tersohor sebagai “negeri pala” penghasil pala (buah nutmeg) berkualitas,  Simeulue dan sekitarnya menghasilkan cengkeh, serta hasil perkebunan lain.

BACA JUGA...  TAPD Aceh Selatan di Kendalikan Pj. Bupati

Lahan pertanian pangan juga tersebar luas – Abdya (Aceh Barat Daya), misalnya, dijuluki “Tanoh Breuh Sigupai” karena areal persawahan padinya yang subur hingga surplus beras.

Dari sawah, ladang nilam, kebun sawit hingga tanaman rempah, Barat Selatan Aceh kaya akan sumber hayati yang beragam. Luar biasa!

Tidak hanya daratan, garis pantai Barsela yang panjang menyimpan potensi perikanan laut yang melimpah.

BACA JUGA...  TKD Bukan Sekadar Dana, Tapi Denyut Hidup Pelayanan Publik

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB