Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan

Minggu, 19 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Warga Kuala Peunaga merasa keadilan lamban. Mereka bertanya-tanya mengapa pelaku korupsi masih bisa tersenyum di kampung, seolah tak pernah terjadi apa-apa.

“Yang pakai uang rakyat malah bebas, sementara kami yang bekerja keras tetap saja miskin,” ujar Warianto kesal. “Seharusnya uang itu bisa buat jalan, atau bantu nelayan.”

Kemarahan warga semakin mengeras ketika mendengar bahwa salah satu pelaku, Kamaruddin, masih aktif mempengaruhi masyarakat, membentuk kelompok kecil yang berseberangan dengan kebijakan kampung.

BACA JUGA...  Ketika Pemuda Tak Lagi Menunggu, Tapi Bergerak Membangun

Menurut Sayed dari LembAHtari, kelompok ini berupaya memuluskan kepentingan pribadi dengan memanfaatkan ketidaktahuan warga.

“Mereka ingin menguasai ruang, tapi tidak memikirkan tata ruang kampung,” ujar Sayed. “Ini oligarki kecil yang hidup di atas penderitaan orang banyak.”

Di tengah kegaduhan itu, Kepala Kampung saat ini, Sayed Anwar, mencoba menata ulang kepercayaan masyarakat.

BACA JUGA...  Air Tak Pernah Mengkhianati Alam

Ia menolak membalas dendam. “Kalau kita lawan dengan kebencian, kita akan kembali tenggelam,” katanya pelan. “Tapi hukum harus berjalan.”

Antara Harapan dan Ketakutan

Meski banyak luka, kehidupan di Kuala Peunaga tak berhenti. Anak-anak tetap berangkat sekolah dengan seragam lusuh tapi wajah riang. Di halaman rumah, ibu-ibu menjemur udang kecil untuk dijadikan belacan.

BACA JUGA...  ‘Meretas’ Keterisoliran ‘Baling Karang’ Bermodal Jembatan Gantung

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB