Ketika Pemuda Tak Lagi Menunggu, Tapi Bergerak Membangun

Ketika Pemuda Tak Lagi Menunggu, Tapi Bergerak Membangun. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].

“Pemuda harus hadir bukan hanya di ruang wacana, tapi di ruang kerja dan ruang perubahan. Mereka adalah energi bangsa yang tak boleh padam. Kita tidak cukup hanya bangga pada masa lalu, tapi harus berani menciptakan masa depan.”

[Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH Bupati Aceh Tamiang].

DI RUANG kerjanya yang tenang, dindingnya dipenuhi peta wilayah dan foto-foto kegiatan lapangan, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH menerima mediaaceh.co.id dengan senyum ramah. Suaranya mantap, sesekali pelan ketika menekankan makna.

BACA JUGA...  Menunggu Tangan Pusat Bersuara

Wawancara kali ini dilakukan di sela-sela kesibukannya, membahas arah kebijakan baru pemerintah daerah dalam memberdayakan pemuda [bukan sekadar dalam seremoni tahunan, tapi melalui langkah strategis dan berkelanjutan].

Bagaimana pandangan Bapak terhadap peran pemuda di masa kini, khususnya di Aceh Tamiang?

Saya melihat pemuda hari ini bukan sekadar pewaris masa depan, tapi pembuat sejarah baru. Mereka punya energi besar, tapi sering kali tidak diarahkan dengan baik.

BACA JUGA...  Satuan Perlindungan Masyarakat Gampong

Tugas pemerintah adalah menyediakan ruang, bukan membatasi. Saya ingin anak muda di Aceh Tamiang punya kesempatan yang sama untuk berkembang, berpendapat, dan berkarya.

Ia berhenti sejenak, menatap keluar jendela. “Kita tidak cukup hanya bangga pada masa lalu,” lanjutnya, “tapi harus berani menciptakan masa depan yang kita inginkan.”

Langkah konkret apa yang sedang atau akan dilakukan Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan hal itu?