Ketika Pemuda Tak Lagi Menunggu, Tapi Bergerak Membangun

Selasa, 28 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika Pemuda Tak Lagi Menunggu, Tapi Bergerak Membangun. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Ketika Pemuda Tak Lagi Menunggu, Tapi Bergerak Membangun. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].

“Pemuda harus hadir bukan hanya di ruang wacana, tapi di ruang kerja dan ruang perubahan. Mereka adalah energi bangsa yang tak boleh padam. Kita tidak cukup hanya bangga pada masa lalu, tapi harus berani menciptakan masa depan.”

[Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH Bupati Aceh Tamiang].

DI RUANG kerjanya yang tenang, dindingnya dipenuhi peta wilayah dan foto-foto kegiatan lapangan, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH menerima mediaaceh.co.id dengan senyum ramah. Suaranya mantap, sesekali pelan ketika menekankan makna.

BACA JUGA...  Sedikit Kegembiraan di Tengah Kecemasan

Wawancara kali ini dilakukan di sela-sela kesibukannya, membahas arah kebijakan baru pemerintah daerah dalam memberdayakan pemuda [bukan sekadar dalam seremoni tahunan, tapi melalui langkah strategis dan berkelanjutan].

Bagaimana pandangan Bapak terhadap peran pemuda di masa kini, khususnya di Aceh Tamiang?

Saya melihat pemuda hari ini bukan sekadar pewaris masa depan, tapi pembuat sejarah baru. Mereka punya energi besar, tapi sering kali tidak diarahkan dengan baik.

BACA JUGA...  Tempuh Jalur Legislatif, Bang Zak Perjuangkan Aspirasi Warga

Tugas pemerintah adalah menyediakan ruang, bukan membatasi. Saya ingin anak muda di Aceh Tamiang punya kesempatan yang sama untuk berkembang, berpendapat, dan berkarya.

Ia berhenti sejenak, menatap keluar jendela. “Kita tidak cukup hanya bangga pada masa lalu,” lanjutnya, “tapi harus berani menciptakan masa depan yang kita inginkan.”

Langkah konkret apa yang sedang atau akan dilakukan Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan hal itu?

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB