Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan

Minggu, 19 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Rumah-rumah yang baru dibangun hancur seketika. Harta benda hilang, kenangan lenyap, bahkan sebagian nyawa tak sempat diselamatkan.

“Seperti disapu tangan Tuhan,” tutur Samsuddin, menatap kosong. “Kami sempat berpikir, mungkin Allah tidak ingin kami punya rumah lagi.”

Kampung Ketiga; Sebidang Harapan di Tanah Baru

Dua kali kehilangan membuat warga Kuala Peunaga belajar menata luka. Pemerintah Aceh Tamiang bersama Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh pada 2006 membangun kembali pemukiman baru.

BACA JUGA...  Aceh Tamiang Siaga Cuaca Ekstrem; Instruksi Tegas Bupati Armia Pahmi Menguatkan Barisan Penanggulangan Banjir

Kampung ketiga itu berdiri di Kecamatan Bendahara, di atas lahan yang lebih tinggi dan jauh dari ancaman laut.

Sekitar 200 unit rumah shelter berdiri rapi. Awalnya, kehidupan terasa asing. Tanah gersang, pekerjaan terbatas, dan trauma masih menghantui. Namun, perlahan, kehidupan mulai menggeliat. Mereka menanam, melaut, dan berdagang.

Kini, Kuala Peunaga menjadi kampung yang produktif. Dari laut mereka menghasilkan belacan tuktuk; terasi khas Aceh Tamiang yang dibuat dari udang sabu (kecepe) secara tradisional. Aroma khasnya kini menjadi oleh-oleh kebanggaan daerah.

BACA JUGA...  Paru Yogi Pratama Digergoti Tuberculosis

Selain itu, sebagian warga beralih ke perkebunan kelapa sawit, dan sisanya tetap menjadi nelayan. Tiga sektor ini; [laut, darat, dan tangan perempuan pembuat belacan] menjadi nadi kehidupan baru Kuala Peunaga.

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB