Hempang Teroris Densus 88 Launching Kampung Tangguh Pancasila
KUALASIMPANG (MA) – Rentetan panjang Bai’at Lepas dari Jama’ah Islamiyah (JI) sejumlah 530 orang simpatisan menjadi acuan bagi Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Markas Besar Polri.
Bersama Forkopimda Plus Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Meluncurkan program Kampung Tangguh Pancasila. Untuk menghempang faham Intoleran dan Radikal, berkembang di Kabupaten paling timur, provinsi Aceh tersebut.
Program Kampung Tangguh Pancasila dipusatkan di Kampung Sidodadi. Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Sebab sempalan JI pertama kali membawa faham Radikal hadir di Aceh Tamiang di Pesantren Al Hidayah, Kampung Sidodadi; bernama Murad.
Murad menyebarkan faham Intoleran dan Radikal kedalam ajarannya, mencekokin para santri dan orang tua dikampung tersebut untuk mengikuti apa yang diajarkannya.
Sumber Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Forkopimda Plus melakukan pembinaan bersama elemen dan institusi yang ada.
Tak lain, membina mereka yang sudah terlanjur masuk kedalam faham-faham intoleran dan radikal untuk diberanguskan di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sebanyak 600 orang yang ikut ambil bagian dari lounching program Kampung Tangguh Pancasila yang berpusat di Kampung Sidodadi.




