Minta Maaf
Datok Penghulu [Kepala Desa] Kampung Sidodadi Ponirun menggambarkan, kalau luas kampung Sidodadi 258 hektare, diapit kebun Desa Jaya, PTPN dan Kebun Alur Gantung. Jumlah penduduk 1.450 jiwa dan 423 kepala keluarga.
Mata pencaharian penduduknya, sebagai Petani, Pekebun, PNS dan Pekerja pada perusahaan perkebunan besar yang ada diwilayah kampung tersebut.
Atas kejadian dan gerakan Intoleran dan Radikalisme yang dibalut dengan Agama di Kampungnya, Ponirun; Memohon maaf atas kejadian beberapa bulan lalu, terlebih sikap dan prilaku yang salah dari sempalan Jama’ah Islamiyah, Murad.
Apalagi ajaran yang dibawa oleh Murad merupakan perilaku penyimpangan akidah dengan faham Intoleran dan Radikalisme dan terindikasi telah merong-rong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sekali lagi, saya memohon maaf kepada seluruh elemen masyarakat, Forkopimcam dan Forkopimda Plus. Saya juga berharap adanya peran serta seluruh masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta pada Pancasila, UUD 1945 dan tidak ikut dalam aliran yang menyesatkan,” jelas Datok Ponirun.
Sebelum Terjadi Sosialisasi sudah Dilakukan
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tamiang, Syahrizal, MA. Mengatakan, pihaknya jauh sebelum terjadi faham Intoleran, Radikal dan Teroris di Aceh Tamiang sudah melakukan sosialisasi terkait ajaran Islam.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya














