SABANG, MEDIAACEH.CO.ID – Ada bau tak sedap dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, pada penggunaan uang rakyat itu untuk membangun cafe di Pantai Kasih, dan sudah kah ditangan penegak hukum.
Menurut informasi yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa, Dana Desa Gampong Kuta Ateuh yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) keseluruhannya hampir Rp. 1 miliyar atau Rp. 900 juta lebih.
Dari dana sebesar itu sebagian digunakan untuk membangun Cafe (tempat jualan) di Pantai Kasih, masih dalam lingkungan Gampong Kuta Ateuh mencapai Rp. 400 juta lebih. Dari sumber yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa, uang rakyat yang digunakan untuk membangun Cafe tersebut diduga telah terjadi mark-up
Maka jika benar-benar penggunaan dana desa melalui BUMG untuk membangun Cafe sebesar itu maka, penegak hukum perlu turun tangan, pasalnya, dilihat dari besar dan bentuk bangunan sungguh tidak masuk akal alias ada apa-apanya.
“Kami masyarakat Gampong Kuta Ateuh meminta kepada penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan, agar mengusut penggunaan dana desa Gampong Kuta Ateuh ini.karena kami menilai bahwa penggunaan uang rakyat untuk membangun Cafe tersebut sungguh tidak masuk akal alias ada apa-apanya,” kata salah seorang aparat desa Gampong Kuta Ateuh, yang namanya minta tidak dipublis belum lama ini.
Menurut sumber media ini lagi, pembangunan Cafe tersebut sebelum dibangun banyak pihak tidak setuju karena tidak tepat guna namun, pihak BUMG tetap saja memaksakan diri membangun Cafe itu dengan menelan uang rakyat mencapai Rp. 400.000.000,00 lebih.
Maka, diminta kepada penegak hukum segera mengusut dugaan penyelewengan uang rakyat sampai ke akar-akarnya. Karena, pihak yang mengelola keuangan Gampong di BUMG itu seperti tidak bersalah dan menganggap negara ini bukan nagara hukum saja.
“Memang kami tau Bapak Keuchik (kepala desa) Gampong Kuta Ateuh, sempat dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan namun, tidak diketahui sejauh mana proses hukum atas dugaan penggunaan uang rakyat Gampong kami ini,’ ujarnya.
Sebelumnya awak media sempat mengkonfirmasi kepada Keuchik Gampong Kuta Ateuh, dan yang bersangkutan berjanji akan melaporkan apa yang terjadi dalam pemerintahan Gampong Kuta Ateuh yang dipimpinnya. Akan tetapi sekian lama ditunggu, sampai berita ini dilansir belum ada lagi keterangan dari Keuchik Gampong Kuta Ateuh yaitu Rizal. (Jalal).














