ACEH TAMIANG SEPERTI TUBUH YANG DIPAKSA TERSUNGKUR

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi digital art.

Foto Ilustrasi digital art.

Ketika Kebijakan Lambat, Bencana Cepat.

BENCANA Aceh Tamiang bukan sekadar tragedi hidrometeorologi. Sayed membuka catatan yang penuh stabilo merah pada kata katanya, adalah akibat dari;

1. Perusakan hutan hulu secara akumulatif 20 tahun terakhir.

2. Alih fungsi lahan gambut ke perkebunan monokultur.

3. Drainase dan kanal perusahaan yang mengubah arah aliran air

4. Minimnya regulasi tegas terhadap intervensi lanskap.

5. Ketiadaan early-warning system yang memadai.

6. Defisit koordinasi lintas instansi dalam pencegahan.

Hasilnya ucap Sayed getir; ketika hujan ekstrem datang, air tidak lagi meresap. Ia meluncur, melejit, dan membawa apa pun yang menghalangi jalannya.

BACA JUGA...  Eksploitasi dan Perdagangan Manusia

Para pakar lingkungan menyebut fenomena ini sebagai “banjir cepat” — ketika air bergerak jauh lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk bereaksi.

Ini menjelaskan mengapa Desa Sekumur hilang dalam hitungan menit.

Negeri yang Sedang Belajar dari Luka.

DI TENGAH malam, ketika generator di posko induk meredup, Bupati Armia dan Gubernur Mualem duduk bersama relawan.

BACA JUGA...  Aceh Diantara Covid19 dan Kepatuhan

Tak ada formalitas jabatan di antara mereka. Hanya dua manusia yang sedang memikirkan bagaimana menyelamatkan lebih dari 300 ribu warganya.

“Air sudah pergi. Tapi pekerjaan kita baru dimulai,” kata Armia.

Sementara di luar, hujan kembali turun perlahan. Seakan mengingatkan semua orang di ruangan itu bahwa alam tak pernah tidur.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:32 WIB

Saat peluncuran program gerakan menanam pada acara HUT Kota Meulaboh oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, Ahad, (11/10).

PEMERINTAHAN

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:25 WIB