ACEH TAMIANG SEPERTI TUBUH YANG DIPAKSA TERSUNGKUR

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi digital art.

Foto Ilustrasi digital art.

Di kawasan Tenggulun dan Bandar Khalifah, warga menyebut suara datangnya gelombang itu seperti “gomuk gajah” [gemuruh yang membuat tanah bergetar].

Salah satu petugas Pusdalops BPBD menggambarkan momen itu dengan wajah masih pucat.

“Kami melihat air datang bukan seperti banjir, tapi seperti tembok yang bergerak. Tidak masuk akal. Dalam 7 menit, permukaan air naik hampir satu meter.”

Informasi itu dikirim melalui radio pendek tepat ketika tim gabungan masih mengevakuasi puluhan warga di Kebun Tanah Terban. Banyak petugas berharap bupati kembali ke pos komando. Tapi yang terjadi justru sebaliknya.

BACA JUGA...  DANA STIMULAN DICAIRKAN DUA TAHAP

Armia Pahmi meminta boat kembali diarahkan ke arah Desa Alur Tani I dan II—dua titik yang paling parah terdampak gelombang kedua.

Di Atas Jalan yang Tak Lagi Ada.

JALAN utama yang sehari sebelumnya masih bisa dilalui truk, kini hilang. Tenggelam. Seperti tak pernah ada.

Yang tersisa hanya air keruh dan tanda-tanda kehidupan yang berusaha bertahan: potongan rumah yang hanyut, peralatan dapur yang mengapung, suara kambing yang tak bisa bergerak karena terikat, dan tangis seorang anak dari kejauhan.

BACA JUGA...  Batu Pertama di Pasir Putih: Menanam Harapan di Tanah Merah Putih

“PAK! ADA ANAK KECIL DI ATAS ATAP!” teriak seorang anggota tim SAR sambil menunjuk rumah panggung yang hanya menyisakan satu bagian.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB