ACEH TAMIANG SEPERTI TUBUH YANG DIPAKSA TERSUNGKUR

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi digital art.

Foto Ilustrasi digital art.

Saat bupati memasuki ruangan itu, beberapa warga menangis. Sebagian karena trauma, sebagian karena lega, dan sebagian karena mereka tak pernah membayangkan seorang kepala daerah masuk ke titik yang bahkan petugas relawan baru datang setelah dua jam.

Armia Pahmi tidak banyak bicara. Ia berjalan dari satu kelompok warga ke kelompok lainnya. Memastikan mereka makan. Memastikan mereka kering. Memastikan selimut dibagikan merata. Memastikan tidak ada anak-anak yang demam tanpa penanganan.

BACA JUGA...  70 Irpom Diturunkan, Aceh Tamiang Kebut Pemulihan 2.673 Hektare Sawah Pascabanjir

“Di mana ibu hamilnya?” tanyanya. Seorang bidan desa mengangkat tangan dan menunjukkan dua ibu hamil yang kondisinya sudah lemah.

Tanpa menunggu laporan panjang, bupati meminta agar mereka segera diangkut keluar dengan boat menuju puskesmas darurat.

Ini bukan instruksi yang dikeluarkan dari meja rapat. Ini keputusan yang keluar dari naluri manusia yang memahami prioritas bencana: selamatkan yang paling rentan terlebih dahulu.

BACA JUGA...  Pertamina Lubricants Gelar Ganti Oli Gratis untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

“Kita Tidak Boleh Menunggu Gelap”.

SAAT cakrawala mulai muram dan kabut hujan kembali merangkak dari perbukitan, seorang petugas mengusulkan agar evakuasi dihentikan sementara. Kondisi semakin tidak aman. Arus berubah cepat. Log semakin banyak.

Namun Armia Pahmi menggeleng. “Kita teruskan sampai gelap benar. Selama masih bisa melihat tangan sendiri, kita bergerak.”

BACA JUGA...  Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:32 WIB

Saat peluncuran program gerakan menanam pada acara HUT Kota Meulaboh oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, Ahad, (11/10).

PEMERINTAHAN

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:25 WIB