BANNER IKLAN

Proyek Jalan Perkebunan Pulau Tiga – Harum Sari Hancur

  • Bagikan

example banner

 309 total views,  1 views today

example banner

M. Nur juga sangat kecewa dengan kualitas hasil kerja pelaksana kegiatan, sebab baru saja benerapa bulan jalan itu selesai dikerjakan, sudah retak, berlubang dan ketebalan aspalnya juga diragukan.

Laporan | Zulherman

KUALASIMPANG (MA) – Proyek jalan Kampung Perkebunan Pulau Tiga – Harum Sari, baru setahun selesai dikerjakan sudah hancur, ada indikasi dikerjakan asal jadi.

Proyek Pekerjaan jalan tembus antar kampung antar kecamatan dalam Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh itu diplot dari dana Otonomi Khusus tahun anggaran 2019 dilaksanakan oleh PT. Seruway Indah Sekali senilai Rp4.4 miliar rupiah menjadi tanda tanya besar.

Sebab kondisinya semakin hancur dan terindikasi tanpa perawatan tahun berjalan. Apalagi kegiatannya sudah menjadi temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Tamiang dipimpin Padlon SH, Miswanto beserta beberapa anggota dewan lainnya.

Camat Tamiang Hulu M. Nur, saat ditemui mediaaceh.co.id, Kamis, 14 April 2021 lalu mengatakan; dirinya mengakui kalau pihak pelaksana pekerjaan Jalan Pulau Tiga Harum Sari tidak pernah berkoordinasi.

M. Nur juga sangat kecewa dengan kualitas hasil kerja pelaksana kegiatan, sebab baru saja benerapa bulan jalan itu selesai dikerjakan, sudah retak, berlubang dan ketebalan aspalnya juga diragukan.

Data lapangan yang diperoleh dari beberapa tokoh Masyarakat dikecamatan Tamiang Hulu, mengatakan; mereka heran, sebab pekerjaan yang diduga keras bermasalah itu tidak menjadi temuan dalam Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), sehingga menjadi opini publik dan pembicaraan dikalangan tokoh masyarakat.

Di sisi lain, beberapa wartawan pernah menemui Padlon, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang. Dikatakan kawan-kawan wartawan berkoordinasi langsung pada saudara Miswanto, Komisi III yang membidangi pansus jalan tersebut.

Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi dari Miswanto di Komisi III DPRK Aceh Tamiang, yang membahas terkait tindaklanjut kasus jalan tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *