M. Nur juga sangat kecewa dengan kualitas hasil kerja pelaksana kegiatan, sebab baru saja benerapa bulan jalan itu selesai dikerjakan, sudah retak, berlubang dan ketebalan aspalnya juga diragukan.
Laporan | Zulherman
KUALASIMPANG (MA) – Proyek jalan Kampung Perkebunan Pulau Tiga – Harum Sari, baru setahun selesai dikerjakan sudah hancur, ada indikasi dikerjakan asal jadi.

Proyek Pekerjaan jalan tembus antar kampung antar kecamatan dalam Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh itu diplot dari dana Otonomi Khusus tahun anggaran 2019 dilaksanakan oleh PT. Seruway Indah Sekali senilai Rp4.4 miliar rupiah menjadi tanda tanya besar.
Sebab kondisinya semakin hancur dan terindikasi tanpa perawatan tahun berjalan. Apalagi kegiatannya sudah menjadi temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Tamiang dipimpin Padlon SH, Miswanto beserta beberapa anggota dewan lainnya.

Camat Tamiang Hulu M. Nur, saat ditemui mediaaceh.co.id, Kamis, 14 April 2021 lalu mengatakan; dirinya mengakui kalau pihak pelaksana pekerjaan Jalan Pulau Tiga Harum Sari tidak pernah berkoordinasi.
M. Nur juga sangat kecewa dengan kualitas hasil kerja pelaksana kegiatan, sebab baru saja benerapa bulan jalan itu selesai dikerjakan, sudah retak, berlubang dan ketebalan aspalnya juga diragukan.




