Aceh Selatan dan Blunder Anggaran, Baru Menjabat, Sudah  Gaduh

Sabtu, 12 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika suara rakyat tidak ditanggapi secara terbuka dan santun, maka ruang kosong itu akan diisi oleh spekulasi, kecurigaan, bahkan penolakan.

Alasan ini bukan hanya soal manajemen anggaran, tetapi juga soal kepercayaan sosial. Dan,  ketika kepercayaan publik dirusak  di awal masa jabatan, maka akan sangat sulit membangunnya kembali.

BACA JUGA...  SITAPAK STAI Tapaktuan Diikuti 119 Mahasiswa Baru: Orientasi Kampus untuk Pendidikan Maju

Waktunya Koreksi, Bukan Pembenaran

Pemerintah Aceh Selatan harus berani mengakui bahwa ada kesalahan dalam pengambilan keputusan ini. Tidak cukup hanya menyalahkan pihak tertentu atau memberikan pembenaran yang normatif. Yang dibutuhkan adalah langkah konkret dan terukur untuk mengoreksi arah.

Beberapa hal yang perlu segera dilakukan antara lain, melakukan evaluasi total kebijakan efisiensi anggaran, termasuk mengaudit proses penyusunan dan pihak-pihak yang terlibat.

BACA JUGA...  Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Kedua, membuka data ke publik, agar masyarakat tahu apa dasar kebijakan tersebut dan bagaimana dampaknya bagi pelayanan umum.

Berikutnya, melibatkan semua unsur masyarakat, termasuk DPRK, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan LSM lokal dalam forum terbuka.

Dan, yang ke-empat, membangun kembali kepercayaan dengan komunikasi publik yang jujur, terbuka, dan rendah hati.

BACA JUGA...  Antara Riuh Dan Manfaat Videotron

Menatap ke Depan : Jangan Mengulangi Kesalahan

Berita Terkait

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama
Refleksi Kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Tantangan dan Harapan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:08 WIB

Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB

Di tempat yang sama rumah reyot milik Barlian berdiri disulap TNI  jadi permanen.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

RAGAM BERITA

Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129

Senin, 10 Agu 2026 - 17:04 WIB