Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan

Minggu, 19 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Jejak Luka Kuala Peunaga; Dari Laut Menelan Rumah, ke Korupsi yang Menggerogoti Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

“Ini bukan hanya tentang uang desa. Ini tentang martabat sebuah kampung yang dibangun dari air mata.”

[Sayed Zainal M., SH, Direktur Eksekutif LembAHtari].

“Kami sudah kehilangan rumah dua kali karena laut. Tapi rasa kehilangan karena dikhianati orang sendiri, itu lebih sakit.”

[Samsuddin A, 62 tahun, warga Kuala Peunaga].

  • Laut yang Menelan Rumah
BACA JUGA...  Pokir DPR Aceh dan Jatah Forkopimda Meresahkan Dunia Usaha di Aceh 

ANGIN DARI SELAT MALAKA berembus perlahan di tepian Kuala Peunaga, Aceh Tamiang. Di kejauhan, suara ombak seperti mengulang kisah lama [kisah tentang sebuah kampung yang dulu berdiri megah di bibir laut, lalu lenyap ditelan abrasi].

“Dulu di sana rumah saya,” ujar Warianto, lelaki 60 tahun, menunjuk hamparan laut yang tampak tenang tapi menyimpan getir. “Sekarang sudah jadi air semua.”

Tahun 1998, laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan, tiba-tiba berubah menjadi musuh. Ombak besar datang tanpa ampun, mengikis daratan perlahan hingga rumah demi rumah hilang.

BACA JUGA...  Paru Yogi Pratama Digergoti Tuberculosis

Kuala Peunaga, kampung di “buritan” timur Aceh Tamiang, akhirnya menyerah. Pemerintah memutuskan memindahkan seluruh penduduk [176 kepala keluarga] ke daratan yang lebih aman.

Namun, belum kering air mata mereka, tragedi lain datang mengetuk. Tepat pada 26 Desember 2004, gelombang maha dahsyat Ie Beuna (Tsunami) menyapu permukiman baru mereka.

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB