Skandal Wastafel Rp43,7 Miliar Rupiah: ‘Flayer Viral’ Tuntut APH Periksa Pejabat BPKA dan Aktor di Balik Proyek

Rabu, 14 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto Wastafel

Ilustrasi foto Wastafel

Bustami Hamzah dan Kausar M Yus, sebagai nama-nama yang disebut dalam flayer, diharapkan dapat memberikan klarifikasi yang transparan kepada publik.

BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Skandal ‘Wastafel’ senilai Rp43,7 miliar rupiah itu, mengatrol sejumlah nama, dari tataran Politisi, Pejabat Pemerintahan dan warga Sipil sebagai pelaksana proyek itu kembali menggelontor, indikasi dugaan bau amis korupsi melekat.

BACA JUGA...  Satresnarkobaresta Banda Aceh Ungkap 35 Kasus Narkoba dan 52 Tersangka Dalam Sebulan

Padahal dugaan rasuah itu terendus di medio 2019 – 2021 lalu, diperkuat dengan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Aceh. Pun begitu temuan tersebut bergeming.

Apa dan bagaimana, kisah Wastafel itu bisa ‘tidur pulas?’ hingga akun media sosial @bandet.apba mengunggah flayer yang menghebohkan dan menjadi viral.

BACA JUGA...  Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Pungli  di Tapaktuan

Akun @bandet.apba mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera lakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) periode 2019-2021.

Sebut saja, ada Bustami Hamzah, serta Kausar M Yus, bersama saudara kandungnya, diduga menjadi pelaksana proyek tersebut. Agar kasus Wastafel terang benderang.

Akun @bandet.apba menggelindingkan bola salju dan disambut netizen dan mendapat perhatian luas di media sosial. Apalagi itu, banyak pihak yang mempertanyakan integritas dan transparansi pelaksanaan proyek wastafel.

BACA JUGA...  Skandal Wastafel Rp43,7 Miliar Rupiah dan Jerat 'Apendiks', KPK Periksa Mantan Pejabat Kunci di Aceh

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB