Kotak Kosong ada Indikasi Bertujuan Memecah Belah.
Ketua Umum Gerakan Aktivis Rakyat Aceh Tamiang ( GARANG ) Chaidir Azhar, berikan pandangan dan tanggapan terkait Kotak Kosong yang diduga bertujuan memecah suara saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Aceh Tamiang.

Dia bertanya; apa untungnya jika memilih kotak kosong. Tanggapan itu memantik sebuah diskusi atas relevansi kemajuan sebuah daerah.
Sebagai Ketua Umum Garang. Ayi memberikan pernyataan yang menohok soal dukungan terhadap pemenangan kotak kosong.
Dia menyatakan bahwa tidak ada orientasi yang jelas dari suara pemilih. Karena menurutnya kotak kosong adalah pilihan irasional [tidak rasional], sebab di dalamnya tidak ada isi apa pun, seperti ide, gagasan serta visi misi untuk kemajuan sebuah daerah.
“Kalau tujuan kita memilih kotak kosong hanya sekedar tidak menyukai calon yang ada, representasi kita itu seolah-olah kelihatan bahwa arah orientasi kita ini enggak jelas,” ungkap Ayi.
Kecuali itu, sebenarnya Dia tidak mempermasalahkan siapa saja yang memilih kotak kosong, karena hal ini sudah diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016.




