Tolak Kota Kosong, Sebab Bisa Mematikan Arah Kebijakan Pembangunan dan Keuangan di Aceh Tamiang

Ilustrasi Lawan-Kotak-Kosong. Coblos nomor urut 01, Armia Fahmi - Ismail.

Hentikan Provokasi Pilih Kotak Kosong. 

Aktifis sosial Aceh Tamiang [Domisili Kota Langsa] Haprijal Rozi minta kepada para ketua partai politik nasional dan lokal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh Pemuda, Ormas, LSM dan Penulis untuk meredam dengan cara apa pun untuk tidak memilih kotak kosong di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024.

BACA JUGA...  KIP Aceh Utara Kumpulkan PPS di Wilayah Ini, Ada Apa?
Aktifis Sosial Aceh Tamiang, Haprijal Rozi

Black Champaign (Kampanye hitam) terus digelindingkan oleh kelompok orang yang tidak bertanggung jawab, agar masyarakat memilih kotak kosong. “Mau jadi apa, Aceh Tamiang ini kalau tidak ada pemimpin. Saya kira ini bentuk penghambat penyaluran suara dan pembekuan demokrasi. Tidak benar ini, harus kita lawan,” tegas Rozi.

Sebut Rozi lagi, itu merupakan bentuk-bentuk penolakan demokrasi, mematikan demokrasi. Hak-hak politik masyarakat di kebiri. Diajak untuk tidak menyalurkan hak politiknya.

BACA JUGA...  Mahasiswa: Lebih Baik Mengorbankan Jokowi..

Armia Fahmi itu, putra Aceh Tamiang, yang ingin membangun di kampung halamannya, dengan program visi dan misi yang dia buat. Jangka pendek, menengah dan panjang. Armia ingin Tamiang ini menjadi lebih baik lagi, serta berkelanjutan kenapa harus cut-cut politiknya,” katanya.