Kembali pada aturan, hal tersebut bukan menjadi masalah. Namun Chaidir sangat menyayangkan jika pandangan ini terus-menerus dan menjadi sebuah dilema di kalangan masyarakat.
“Sudahilah hasrat keinginan politik memilih kotak kosong, mari kita bersatu dan bergandengan untuk kemajuan Aceh Tamiang tercinta, ikhlaskan yang sudah terjadi ambil hikmahnya Mudah-mudahan ada rencana yang baik Allah siapkan, ini semua demi atas nama kepentingan untuk kebaikan masyarakat Aceh Tamiang.
Kalau Pilih Kotak Kosong Terjadi Kesenjangan Keuangan Daerah.
Tokoh Muda dan pentolan Komunitas Sepeda Motor Aceh Tamiang. Deddy Priyatna mengatakan dengan tegas. Jika memilih KK, sama seperti mematikan ekonomi daerah.

Terutama itu, posisi Keuangan daerah sangat di rugikan sebab tidak mampu mereduksi tata keuangan yang baik, sebaliknya cenderung menjadi pincang.
“Apabila didominasi KK, pada Pilkada Aceh Tamiang yang memasuki injury time, yang minus dua hari lagi tentu akan mempengaruhi tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan daerah. Lalu mau jadi apa Aceh Tamiang ini jika tidak memiliki pemimpin? Camkan itu,” tegas Deddy.




