Ombusman Aceh : Kartu BPJS Siluman Banyak Beredar Di Aceh Barat

Kamis, 11 Mei 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |AP – Salah satu temuan Tim investigasi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh di Kabupaten Aceh Barat adalah banyak ditemukannya kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang tidak sesuai, tidak bertuan dan tidak bisa digunakan. Temuan puluhan kartu tersebut didapati tim di rumah salah satu keuchik dalam wilayah kecamatan Woyla Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin Husen kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (11/5/2017).

“Ini merupakan temuan yang langka, bagaimana logikanya kartu BPJS ada tanpa ada yang memiliki dan hanya menjadi koleksi di rumah kepala desa,”ungkap Taqwaddin setengah heran.

BACA JUGA...  Ayah Bejat Perkosa Anak Kandung

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena kepala desa juga bingung harus menyalurkan kemana dan kepada siapa. “pengakuan pak Keuchik, nama dan umur yang tertera di kartu tersebut bukan merupakan warga desanya, baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal,” tambah Dr Taqwaddin menirukan penuturan kata Marzuki. Terus kartunya di cetak tahun 2014 dan diserahkan kepada kepala desa pada awal 2016, dan menurut informasi lapangan yang kami terima juga masih banyak warga Aceh Barat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

BACA JUGA...  Gubernur Aceh Ikuti Entry Meeting BPK 2025

Permasalahan ini ditemukan dilapangan oleh tim asisten Ombudsman RI Perwakilan Aceh ketika melakukan investigasi Sistemic Review (SR) di Aceh Barat pada tanggal 11 Mei 2017.

Hal senada juga diungkapkan oleh kepala desa Teumikeut Ranom, Marzuki (40) bahwasanya dia menerima kartu BPJS Kesehatan tersebut dari petugas Puskesmas Tangkeh yang menyerahkan kepadanya, namun dia tidak tahu harus mendustribusikan kepada siapa. Karena nama di kartu tersebut bukan merupakan warganya dan setelah dikonfirmasi ke desa tetangga juga bukan, bahkan desa tetangganya juga mengalami hal yang sama dan hampir semua desa yang ada di Kecamatan Woyla Timur sebut Marzuki. Dia juga mengungkapkan sangat kecewa dengan pelayanan yang seperti ini, karena kartu tersebut juga tidak sesuai dengan data masyarakat di desanya. Bahkan kartu yang sudah diminta sesuai data belum diterima oleh sebahagian warganya.[Relis].

BACA JUGA...  Setubuhi Anak Tiri, AKP Bustani Ungkapkan Kronologi Kejadian 

Dr Taqwaddin selaku Kepala Perwakilan Ombudsman RI di Aceh mengharapkan agar ke depan hal ini tidak terjadi lagi, apalagi ini menyangkut hajat hidup masyarakat di bidang kesehatan yang merupakan pelayanan publik dasar. Seharusnya kartu yang diserahkan sesuai data sehingga dapat digunakan oleh masyarakat dan sangat bermanfaat ketika mereka sakit.[DW].

Berita Terkait

Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi
Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian
Jangan Tangkap dan Tahan, Praktisi Hukum: Kasih Tau Keluarga 
Tiga Residivis Kembali Ditangkap 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan
Rapa’i, Serune Kalee dan Suara yang Menjaga Ingatan Budaya Aceh

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:28 WIB

Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 19:22 WIB

Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi

Jumat, 4 September 2026 - 17:09 WIB

Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Jangan Tangkap dan Tahan, Praktisi Hukum: Kasih Tau Keluarga 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB