Sebagian lainnya berusaha memulihkan usaha dan kebun mereka.
Karena itu, harapan agar bantuan segera cair merupakan sesuatu yang wajar.
Namun demikian, memahami mekanisme birokrasi juga penting agar kritik yang disampaikan tetap berada pada sasaran yang tepat.
Masyarakat berhak mengawasi.
Masyarakat berhak bertanya.
Masyarakat berhak menuntut transparansi.
Tetapi masyarakat juga perlu mengetahui siapa yang memiliki kewenangan pada setiap tahapan proses.
Menanti Kepastian di Tengah Pemulihan
BENCANA 2025 mungkin telah berlalu, tetapi proses pemulihan Aceh Tamiang masih terus berjalan.
Di balik angka-angka statistik korban dan kerusakan, terdapat ribuan cerita tentang warga yang berusaha bangkit dari keterpurukan.
Mereka tidak hanya membutuhkan bantuan.
Mereka membutuhkan kepastian.
Kepastian bahwa negara hadir.
Kepastian bahwa data yang telah dikumpulkan tidak berhenti di meja birokrasi.
Kepastian bahwa seluruh proses yang telah dilalui akan bermuara pada bantuan yang benar-benar sampai kepada masyarakat.
Pada akhirnya, persoalan ini bukan semata tentang pusat atau daerah.
Bukan pula tentang siapa yang paling benar dan siapa yang harus disalahkan.
Ini adalah tentang bagaimana negara, melalui seluruh tingkatan pemerintahannya, mampu menjawab harapan rakyat yang sedang berjuang bangkit dari bencana. [].




