Pasir, Batu, dan Hilangnya Hak Rakyat

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Setiap truk material yang diduga berasal dari aktivitas tambang ilegal bukan hanya mengangkut pasir dan batu. Di dalamnya terdapat potensi pendapatan daerah yang seharusnya kembali kepada rakyat melalui pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan pemulihan pascabencana.”

[Edi Syahputra, S.T. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang].

  • Dugaan Maraknya Tambang Galian C Ilegal Pascabanjir di Aceh Tamiang Memicu Kekhawatiran terhadap Kerusakan Lingkungan dan Hilangnya Pendapatan Daerah
BACA JUGA...  Bus Aceh Dilempari Batu Lagi, Balita Nyaris Jadi Korban

Di tengah upaya pemulihan pascabanjir hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, muncul persoalan yang mulai menjadi perhatian berbagai kalangan.

Aktivitas pengambilan material galian C berupa pasir, batu, dan sirtu yang diduga berlangsung tanpa izin di sejumlah wilayah dinilai berpotensi menimbulkan dampak berlapis, mulai dari kerusakan lingkungan hingga hilangnya potensi pendapatan daerah.

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu pihak yang secara terbuka menyuarakan keprihatinan terhadap fenomena tersebut.

Organisasi kepemudaan itu menilai bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana harus berjalan seiring dengan penegakan hukum dan tata kelola sumber daya alam yang baik.

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru