Penutup: Persatuan Sejati atau Jargon Kosong?
Kongres Persatuan PWI 2025 menyisakan paradoks. Di satu sisi, ada klaim islah; di sisi lain, praktik transaksional dan rivalitas politik semakin terang benderang.
Pertanyaan yang tersisa bukan lagi siapa yang memenangkan kursi Ketua Umum, tetapi apakah PWI masih mampu menjaga jati dirinya sebagai organisasi wartawan yang bermartabat.
Jika persatuan hanya sebatas deklarasi simbolis tanpa integritas, maka “Kongres Persatuan” tak lebih dari sekadar jargon kosong yang akan terus dipertanyakan publik.(*)




