Fadlon dan Cahaya Prerana dari Tamiang

Fadlon dan Cahaya Prerana dari Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Komunikasi dua arah ini menciptakan ekosistem baru; rakyat tahu, pemerintah dengar, pers menulis, dan DPRK menjelaskan.

Prerana, Semangat yang Menyala dari Pinggiran

Penghargaan Prerana Award yang diberikan kepada Fadlon memiliki arti yang lebih dalam dari sekadar trofi. Dalam bahasa Sanskerta, prerana berarti dorongan, inspirasi, atau semangat.

SPS memilih nama itu sebagai simbol bagi figur-figur di daerah yang menghidupkan nilai-nilai kebebasan pers dan demokrasi lokal.

BACA JUGA...  Fadlon : Dewan Bekerja Untuk Kepentingan Rakyat Bukan Pribadi dan Kelompok

SPS [organisasi yang lahir pada 8 Juni 1946 di Yogyakarta] adalah saksi sejarah perjalanan bangsa ini. Didirikan oleh para penerbit surat kabar di masa revolusi, SPS menjadi wadah bagi perjuangan menjaga kedaulatan negara lewat kekuatan informasi.

Dulu, tinta dan berita adalah senjata. Kini, di usia 79 tahun, SPS menjadikan penghargaan seperti Prerana Award sebagai bentuk perlawanan terhadap apatisme dan pengekangan ruang publik.

BACA JUGA...  FADLON MINTA WARGA SABAR, DPRK KAWAL BANTUAN BANJIR

Ketua Umum SPS dalam sambutannya mengatakan, “Prerana Award diberikan bukan karena popularitas, tapi karena konsistensi.” Dan di Aceh Tamiang, konsistensi itu punya nama [Fadlon].

Jembatan antara Pers dan Parlemen

Hubungan media dan DPRK sering diwarnai dinamika yang rumit. Ada kepentingan politik, ada kepentingan publik.