BANNER IKLAN

Fadlon : Dewan Bekerja Untuk Kepentingan Rakyat Bukan Pribadi dan Kelompok

  • Bagikan

example banner

 290 total views,  1 views today

example banner

Apakah Fadlon bangga dengan hasil itu?, dia menjawab santai, “tanpa mereka saya bukan siapa-siapa dan tanpa mereka saya tak berarti apa apa,” tegas pengusaha kedai kopi di pasar pagi kota Kualasimpang itu datar.

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Fadlon, Dewan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan pribadi dan kelompok-kelompok tertentu. Begitu penegasan Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Aceh.

“Saya hadir di Parlemen ini karena Rakyat yang memilih saya. Untuk jerih payah itu saya harus bekerja buat mereka dan bukan untuk kepentingan saya semata serta partai. Tapi kepentingan rakyat Tamiang dan Daerah Pemilihan (Dapil) saya khususnya,” kata Fadlon pada mediaaceh.co.id, Senin, 3 Mei 2021 di Karang Baru.

Kepribadian dan kebijakan untuk membantu masyarakat tak mampu, bukan barang baru bagi seorang Fadlon, kiprahnya membangun masyarakat yang termarjinal sudah terbukti.

Membantu orang sakit, membangun rumah dhuafa, merehab rumah warga tak mampu, sampai menyerap aspirasi dilakoninya dengan tekun.

Sosoknya punggawa bagi kelompok arus bawah, ditambah sikap santun, ramah serta murah senyum. Membuat lelaki berperawakan gempal ini menjadi sorotan publik, adalah calon pemimpin masa depan Aceh Tamiang yang bukan kacangan.

Dalam bincang singkat dengan crew media ini, banyak pengalaman yang dapat diterjemahkan sebagai literatur pembangunan kaum marginal dari lelaki pemilik misai tebal ini.

Berkutat sebagai seorang dewan merupakan kehendak Allah SWT dan bantuan timses serta masyarakat yang memilihnya merupakan anugerah tak terhingga diberikan Allah padanya.
Fadlon tidak menyia-nyiakan amanah masyarakat yang dititipkan padanya, sebab semua yang didapat dilalui dengan penuh perjuangan serta doa dari orang-orang yang bersimpati padanya.

Tak terkecuali, Partai Aceh (PA) adalah sensorik motor penggeraknya, membentuk ‘amuba-amuba’ yang berkembang biak untuk memperoleh suara yang signifikan di Dapilnya.

Apakah Fadlon bangga dengan hasil itu?, dia menjawab santai, “tanpa mereka saya bukan siapa-siapa dan tanpa mereka saya tak berarti apa apa,” tegas pengusaha kedai kopi di pasar pagi kota Kualasimpang itu datar.

Sikap ramah dan sopan santun-nya adalah modal dalam bertindak, pun begitu terkadang sikap tegas dalam sidang dipertontonkan Fadlon untuk menekan kebijakan arus kiri.

Lalu apa dan bagaimana kiprah Fadlon membangun peradaban kaum termarginal dan orang-orang tak mampu di Bumi Muda Sedia?…, ini dia data-data kiprahnya.

#Fadlon dan LPA Bagikan Takjil

Kali ini Fadlon bersama Lembaga Putro Aceh (LPA) Kabupaten Aceh Tamiang berbagi Takjil untuk menu berbuka puasa bagi masyarakat di Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang di penghujung April 2021 lalu.

Sore itu, LPA membagi-bagikan takjil untuk menu berbuka puasa bagi masyarakat yang melintasi jalan di kawasan Lampu Merah, Simpang Kelana, Kota Kualasimpang.

Waktu itu, yang membagikan takjil diantaranya ada Tgk. Helmi Ahmad (Ketua DPW Partai Aceh) Kabupaten Aceh Tamiang dan Fadlon, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang. Fadlon merupakan Dewan Pembina di Lembaga Putroe Aceh, tampak juga anggota DPRK Aceh Tamiang, Juniati dan sejumlah pengurus Lembaga Putroe Aceh.

Saat ditanya kiprahnya di LPA, Fadlon menjawab; Lembaga Putroe Aceh adalah lembaga sayap dan bagian dari organisasi yang ada di Partai Aceh.

Sementara Khairanti, Ketua LPA; mengatakan pembagian takjil untuk menu berbuka puasa bagi umat muslim tersebut dilakukan pihaknya sebagai rasa untuk berbagi-bagi rezeki pada bulan Ramadhan 1442 H.

“Walaupun hanya sekedar takjil untuk menu berbuka puasa, namun masyarakat dapat juga menikmati takjil dari Lembaga Putroe Aceh,” kata Lhairanti.

#Serap Aspirasi

Selain membagikan Takjil bersama LPA, Fadlon juga melakukan Reses ke Dapilnya, untuk menyerap aspirasi arus bawah, hal itu telah dilaksanakan jauh-jauh hari, apalagi itu adalah akselirasi amanat UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang Kedudukan Anggota MPR, DPR, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Saat itu, di akhir medio 2021. Fadlon mengunjungi salah satu Kampong (Desa) tepatnya di Kampung Landuh Kecamatan Rantau, dia mengatakan bahwa; semua usulan dan permintaan dari masyarakat, nantinya akan direkap dan dibawa kepada pembahasan anggaran di tahun 2020 untuk kegiatan rencana 2021.

“kita akan rekap semua usulan untuk dibahas dan semoga semua usulan dapat terealiasasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, usulan-usulan dan permintaan yang disampaikan masyarakat Kampong Landuh, baik pengaspalan jalan milik Pertamina, rabat beton, saluran pembuangan air, baju ibu-ibu perwiritan, pembuatan Balai Pengajian Nurul Amin, pelatihan keterampilan untuk ibu-ibu dan untuk pemuda serta usulan lainya.

Disamping itu, Ketua MDSK Kampong Landuh yang akrab disapa bang Anel, atas nama Datok Penghulu dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang yang telah berkenan datang dan mengunjungi masyarakat disini.

“besar harapan kami, semoga apa yang telah diusulkan masyarakat dapat terealisasi nantinya,” harapnya.

Dan, dalam Reses Masa Persidangan ll Tahun 2020-2021, Fadlon, menerima dan menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan Dapil I Kecamatan Kota Kualasimpang, Kecamatan Karang Baru, Kecamatan Rantau, Kecamatan Sekerak.

Reses dilaksanakan selama 6 hari kerja dimulai dari 15 Februari sampai 22 Februari 2021. Dalam kegiatannya, masyarakat banyak menyampaikan aspirasi sebagai upaya peningkatan ekonomi yang saat ini semakin terpuruk.

Perekomian warga mengalami penurunan akibat terdampak pandemi Covid-19. Melalui usulan bidang peningkatan ekonomi diharapkan perekonomian warga didapilnya kembali bergairah terutama para pelaku usaha kecil.

Dikesempatan reses itu, Fadlon menyampaikan bahwa; maksud dan tujuan reses adalah umtuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihan sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam Pemerintah.

Selain itu, juga melakukan pengawasan terhadap program-program Pemerintah dalam menjalankan anggaran APBK Tahun 2021 di dapil I dengan peninjauan langsung kelokasi.

“Berbagai usalan yang diterima dalam reses ini nantinya akan menjadi pokok-pokok pikiran dewan yang akan disampaikan dalam usulan program ke depannya. Aspirasi itu selanjutnya diteruskan ke eksekutif guna ditindaklanjuti sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)”, ucap Fadlon.

Kegiatan reses menjadi salah satu tugas dewan yang cukup penting dan strategis, terutama dalam rangka membangun komunikasi pembangunan secara timbal balik dengan masyarakat di daerah pemilihan, guna lebih menyelaraskan arah kebijakan dan program pembangunan Kabupaten dengan aspirasi masyarakat.

#Kunjungi Korban Rumah Terbakar

Aktifitas Fadlon sangat padat, tapi bukan berarti dirinya sulit untuk bisa dijumpai, dia tidak terlalu ketat dengan protokoler, bisa dijumpai dimanapun dan kapanpun.

Disela-sela kunjunganpun dia siap menerima tamu yang ingin menjumpainya, kejadian tersebut saat dia berkunjung ke korban rumah terbakar di Kampung (Desa) Perdamaian Kecamatan Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang, beberapa waktu lalu.

Dikunjungan ke Korban Rumah Terbakar, dia sempat menerima tamu yang tak diduga, selepas dirinya membezuk keluarga pak Ucok, korban kebakaran. Itu sosok Fadlon yang banyak dicibiri hal positif tentang dirinya.

Korban Kebakaran Rumah keluarga Pak Ucok tersebut telah mengundang perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak serta beberapa elemen masyarakat.

Kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik itu, telah menghanguskan Satu unit rumah Warga di Kampung Perdamaian Menggugah Fadlon untuk melihatnya secara langsung.

“Sangat prihatin melihat kondisi rumah yang telah habis dilalap api, selain menyerahkan bantuan berupa Beras, mie instan dan kebutuhan pokok lainnya saya juga membangun kembali rumah Pak Ucok melalui program rumah sehat sederhana,” ucapnya.

Selanjutnya Pak Ucok mengucapkan terimakasih atas bantuan, kepedulian dan perhatiannya, semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan apa yang disampaikan pak Fadlon sudah dapat dirasa dan dimanfaatkan pak Ucok.

#Mengobati Pasien TBC Akut

Apa yang dirasakan keluarga pak Ucok, juga banyak dirasakan oleh keluarga lain, termasuk mengobati penyakit Tuberkulosis yang diderita Yogi Pratama, remaja berusia 19 tahun warga Dusun Binjai Kampung Teluk Halban Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang.

Tepatnya setahun lalu penyakit TBC (Tuberkulosis) itu mengindap pada diri Yogi. Terbaring kulai lemas dengan kulit pembalut tulang.

Yogi Pratama merupakan anak dari pasangan Iskandar Muda 49 Tahun dan Sumijah 47 Tahun. Mereka tinggal gubuk tua berukuran 4 x 6 meter berdinding tegas dan beratapkan daun nipah.

Gubuk tua sengaja dibuat dalam rumah panggung karena berdiri persis di samping tanggul pengaman banjir yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) di kampung mereka.
Diketahui pekerjaan sang Ayah dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari- harinya hanya sebagai pekerja serabutan.

”Untuk berobat Yogi selama ini menggunakan BPJS Kampung,” sebut Iskandar saat menerima kedatangan Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH yang didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh Kabupaten Aceh Tamiang, T. Helmi Ahmad dan Sekretaris DPW PA Aceh Tamiang, Adi Syahputra, Kamis 17 Desember 2020.

Iskandar bercerita untuk mengobati anaknya tersebut dirinya sangat sekali membutuhkan uluran tangan para dermawan.

”Alhamdulillah saat ini ada BPJS Kampung untuk berobat di Rumah Sakit PT. Perkebunan Nusantara 1 Langsa,” jelasnya.

Iskandar juga menceritakan dengan kondisi Pandemi Virus Corona saat ini membuat perobatan untuk Yogi banyak mengalami kendala. Kendala itu, sambungnya terutama ditakutkan karena Yogi sering mengalami demam serta batuk – batuk. ”Takut kita nanti bilang Covid-19,” sebutnya.

Kedua sambungnya kendala keuangan yang saat ini sangat sulit. ”Berobat gratis tapi untuk keperluan lain yang berhubungan sakit Yogi kita sangat membutuhkan biaya,” tambahnya lagi.

Diketahui TBC (Tuberkulosis) yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah.

Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon menyampaikan rasa prihatin kepada Yogi yang mengalami penyakit Tuberkulosis, untuk dirinya akan berupaya untuk mencari solusi terkait pengobatannya.

“Kita akan berusaha untuk membantu pengobatannya agar Yogi dapat sembuh dan kembali bisa beraktivitas,” sebut Fadlon sembari memberikan bantuan ala kadarnya juga dengan Ketua DPW PA Aceh Tamiang T. Helmi memberikan bantuan ala kadarnya.

Fadlon berpesan kepada Iskandar selaku orang tua Yogi di tanggal 10 Januari 2021 nanti agar dapat menjumpai dirinya untuk menerima bantuan berobat (Cek Up) ke rumah sakit. Dan hari ini Yogi sudah bisa tersenyum sebab TBC yang dideritanya berangsur pulih. (*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *