Fadlon dan Cahaya Prerana dari Tamiang

Fadlon dan Cahaya Prerana dari Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Fadlon, dengan langkah tenangnya, telah menunjukkan bahwa menjadi pemimpin bukan soal siapa yang paling keras bicara, tapi siapa yang paling tulus mendengar.

Dan ketika pers diberi ruang, ketika wartawan tidak dibungkam, ketika pejabat mau berbagi cahaya [maka di situlah demokrasi menemukan maknanya yang sejati].

Aceh Tamiang boleh kecil di peta, tapi malam itu, dari Serambi Mekah, ia mengirimkan cahaya yang jauh [Cahaya dari Prerana]. [].

BACA JUGA...  Tiga Miliar Tahap Awal Pilkada Tahun 2022 Aceh Tamiang