Di Balik Gerak Tari Bines, Tersimpan Syair dan Nasihat dari Tanah Gayo

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jarak antarkampung yang harus ditempuh dengan berjalan kaki pun tidak menjadi penghalang. Undangan pertunjukan dapat datang dari kampung-kampung sekitar yang masih memiliki hubungan sosial dan kekerabatan.

Dari lingkungan seperti itulah Bines tumbuh dan diwariskan.

Seni yang Tumbuh dari Kampung

Kehidupan masyarakat yang relatif dekat dengan tradisi membuat Tari Bines berkembang dengan karakter yang kuat.

BACA JUGA...  Miris! Huntara Tak Rampung, Korban Banjir Aceh Timur Bertahan di Tenda saat Lebaran

Gerakan, syair dan pola pertunjukannya diwariskan secara turun-temurun. Setiap generasi belajar dari generasi sebelumnya, sehingga unsur-unsur utama kesenian tetap terjaga meski dalam perjalanannya mengalami perkembangan.

Salah satu kekuatan utama Bines terletak pada syair.

Suara para penari menjadi bagian penting dalam pertunjukan. Lantunan tersebut dapat membawa berbagai cerita dan perasaan—mulai dari kesedihan, nasihat, pesan moral hingga gambaran kehidupan masyarakat.

BACA JUGA...  Wisata Arung Jeram dan Natural Park Harumkan Gayo di Tingkat Nasional

Karena itu, Bines sebenarnya bukan hanya seni gerak.

Ia juga menjadi semacam ruang untuk menyampaikan pesan.

Apa yang disampaikan melalui syair dapat menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama generasi muda, tentang nilai-nilai yang dianggap penting dalam kehidupan.

Di sinilah Bines memiliki kekuatan yang berbeda. Pertunjukan dapat dinikmati melalui gerak, tetapi maknanya justru semakin terasa ketika syair yang dilantunkan dipahami.

BACA JUGA...  Elemen Sipil Aceh Minta Dua Pasal Kekerasan Terhadap Anak Dicabut

Gerak yang Sederhana, tetapi Kompak

Gerakan Tari Bines terlihat sederhana, tetapi membutuhkan kekompakan.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB