Syair-syairnya berbicara tentang kehidupan. Pesan moral, nasihat dan ungkapan perasaan yang disampaikan melalui pertunjukan tetap dapat dipahami dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Karena itu, pelestarian tidak cukup hanya dengan menyimpan dokumentasi.
Bines perlu terus dimainkan.
Sanggar seni, sekolah, festival budaya, kegiatan pariwisata dan platform digital dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali kesenian tersebut.
Dokumentasi juga penting agar syair, gerak dan pengetahuan yang menyertainya tidak hilang ketika para pelaku seni generasi sebelumnya sudah tidak lagi mampu mewariskannya secara langsung.
Dari Tanah Gayo untuk Generasi Mendatang
Aceh Tengah memiliki kekayaan alam yang sudah dikenal luas. Danau Laut Tawar, hamparan perkebunan kopi Gayo dan panorama pegunungan menjadi daya tarik yang membuat kawasan dataran tinggi tersebut selalu memiliki cerita.
Namun, Gayo bukan hanya tentang alam.
Ada kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat. Ada bahasa, tradisi, musik, kuliner dan seni yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Tari Bines adalah salah satunya.
Melalui gerak yang kompak dan syair yang penuh pesan, Bines memperlihatkan bagaimana masyarakat Gayo menyimpan pengetahuan dan nilai kehidupan melalui seni.















