CALANG | MA — Usia senja tidak menghalangi semangat para anggota delegasi Friendship Force International (FFI) Brazil untuk mengenal lebih dekat kearifan lokal Aceh. Setelah menikmati pertunjukan seni tradisional Rapa’i Dabus dan keindahan alam Aceh Jaya, para wisatawan senior asal Negeri Samba itu mendapat pengalaman budaya yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Kali ini, mereka diajak mengenal sekaligus mempraktikkan cara membuat salah satu jajanan tradisional khas Aceh, Boh Rom-Rom, yang dikenal pula sebagai onde-onde Aceh.
Kegiatan kuliner interaktif tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban di sela-sela agenda wisata delegasi FFI Brazil di Aceh Jaya, Sabtu (8/8/2026).
Para peserta diperkenalkan dengan proses pembuatan Boh Rom-Rom secara langsung oleh salah seorang anggota FFI Banda Aceh, Irmayani. Dengan penuh kesabaran, Irmayani memandu para wisatawan tersebut mulai dari menyiapkan bahan hingga membentuk adonan.
Prosesnya diawali dengan mencampurkan tepung ketan dengan perasan daun pandan alami. Adonan kemudian dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil dan diisi dengan irisan gula merah. Setelah direbus hingga matang, Boh Rom-Rom disajikan dengan balutan parutan kelapa.




