Tak Cuma Kesenian, Turis Lansia Asal Brazil Antusias ‘Ulek’ Adonan Boh Rom-Rom di Aceh Jaya

Sabtu, 8 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sensasi gula merah yang meleleh ketika Boh Rom-Rom digigit menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian para wisatawan. Makanan tradisional tersebut sekaligus menjadi pintu masuk bagi mereka untuk mengenal lebih jauh kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh.

Kehadiran delegasi FFI Brazil melalui program Journeys tidak hanya menghadirkan perjalanan wisata, tetapi juga membuka ruang pertukaran budaya secara langsung. Wisatawan dapat berinteraksi dengan masyarakat, mengenal tradisi, mencicipi kuliner lokal, serta memahami nilai-nilai yang terkandung di balik berbagai kebiasaan masyarakat Aceh.

BACA JUGA...  Wisata Mangrove Alue Naga: Destinasi Ekowisata Baru Aceh Tamiang yang Menawan dan Edukatif

Pengalaman membuat Boh Rom-Rom menjadi salah satu bagian yang memperkaya perjalanan mereka di Aceh Jaya. Jika sebelumnya mereka menikmati Aceh melalui pertunjukan seni dan panorama alam, kali ini mereka merasakan langsung kehangatan budaya melalui aktivitas kuliner.

Melalui pola wisata berbasis pengalaman seperti ini, Aceh tidak hanya menjadi destinasi yang menawarkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dikenang oleh wisatawan mancanegara.

BACA JUGA...  Pesona Tersembunyi "Amazon" Aceh Jaya

Para anggota delegasi FFI Brazil pun diharapkan membawa pulang bukan hanya foto dan cerita tentang keindahan Aceh, tetapi juga kenangan tentang keramahan masyarakat serta cita rasa khas Boh Rom-Rom yang mereka buat dan nikmati bersama.(TM)

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Kepala cabang dinas pendidikan wilayah Aceh Utara Dr. Muhammad Johan, S. Pd,. M. Pd.

PEMERINTAHAN

Tiga Siswa Aceh Utara Tembus Final Nasional KSR 2026

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:57 WIB

EKBIS

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:52 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB