ACEH UTARA | MA — Banjir bandang yang menerjang Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada akhir 2025 bukan hanya meninggalkan lumpur dan kerusakan. Bencana itu juga sempat porak-poranda ruang bermain dan belajar anak-anak di TK Raudhatul Jannah.
Arus deras menghantam lingkungan sekolah, merusak halaman, pagar, saluran air dan sejumlah fasilitas pendidikan. Alat Permainan Edukatif (APE) luar ruangan serta taman bermain anak sebagian besar bahkan hanyut terbawa arus.
Namun, bencana tidak berhasil menghanyutkan harapan.
Hampir delapan bulan setelah bencana, denyut pendidikan anak usia dini di Gampong Geudumbak kembali menggeliat. Gedung sementara TK Raudhatul Jannah resmi diresmikan pada Sabtu (8/8/2026), menjadi penanda bahwa sekolah yang sempat porak-poranda kini mulai bangkit.
Bagi anak-anak, gedung tersebut mungkin hanya terlihat sebagai sebuah bangunan. Namun bagi guru, orang tua dan masyarakat, kehadirannya menjadi simbol bahwa pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana.
Peresmian gedung sementara itu dihadiri perwakilan Save the Children, Nurani Astra, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara, Pengawas TK Raudhatul Jannah, K3S Langkahan, Keuchik Gampong Geudumbak beserta perangkat gampong, tokoh masyarakat, guru, orang tua murid serta sejumlah tamu undangan.




