DALAM DEKAPAN SUNYI; Investigasi Dua Pekan Aceh Terisolir dan Suara Keras Nasir Djamil

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

“Setiap jam keterlambatan bisa berarti satu nyawa hilang. Karena itu saya minta pembukaan isolasi tuntas dalam 48 jam.”

[Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Partai PKS].

KETIKA Bantuan Lambat, Birokrasi Bersilang, dan Hidup Warga Berjalan di Tepi Putus Harapan.

Pada hari ke-14 pasca-banjir bandang dan longsor besar yang melanda Aceh–Sumut–Sumbar, deru alat berat belum terdengar di sejumlah titik terisolir.

BACA JUGA...  DI ANTARA LUMPUR DAN AMANAH BANTUAN

Di Gayo Lues, warga sebuah dusun yang terkepung longsoran hanya mengetahui keadaan luar dari radio kecil yang baterainya hampir habis.

Di Aceh Tamiang, beberapa warga bertahan dengan meminum air hujan dan air parit yang ditadah dan di saring menggunakan talang seng.

Di Aceh Tenggara, dua anak yang demam tinggi terpaksa digendong menyusuri bukit selama enam jam demi mencapai pos medis terdekat.

BACA JUGA...  Penjabat Bupati Kawal Jama’ah Haji Aceh Tamiang Hingga Embarkasih

Fakta bahwa sebagian wilayah Aceh masih terputus setelah dua pekan membuat publik bertanya;

Apa yang sesungguhnya terjadi? Siapa yang bertanggung jawab atas kelambatan ini?

Di Jakarta, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menjadi salah satu tokoh yang paling keras menyuarakan kegelisahan itu. Tapi di balik pernyataannya yang tegas [“Bebaskan isolasi dalam 48 jam!”] terdapat potret problem struktural yang lebih dalam; tumpang tindih kewenangan, koordinasi kacau, dan kesiapan mitigasi yang jauh dari ideal.

BACA JUGA...  Dari Aceh Tamiang ke Langkat; Kisah tentang Harapan yang Disatukan oleh CSR

Berita Terkait

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB