TAMBAL SULAM JALAN KEHIDUPAN

Senin, 9 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Pemulihan jalan nasional bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal menjaga denyut kehidupan masyarakat. Jalan yang pulih berarti ekonomi bergerak, layanan publik berjalan, dan wilayah tidak terisolasi.”

[Baim (50), sopir trailer, warga Lhokseumawe].

  • Pemulihan Jalan Nasional Aceh di Antara Darurat, Transisi, dan Harapan Permanen

AIR datang bukan sekadar membawa lumpur dan kayu. Ia membawa putusnya jalur logistik, terhentinya roda ekonomi, dan terisolasinya wilayah-wilayah yang selama ini menggantungkan hidup pada jalan nasional sebagai urat nadi kehidupan.

BACA JUGA...  Menelusur ‘Langkah Kaki’ Perambah Hutan Bakau di Muara Hilir Sungai Tamiang

Bencana ekologis dan geometeorologi yang melanda Aceh tidak hanya menguji daya tahan infrastruktur, tetapi juga menguji kecepatan negara dalam memulihkan konektivitas rakyatnya.

Di tengah badan jalan yang terkelupas, jembatan yang runtuh, sedimen yang mengeras, dan material kayu yang berserakan, pekerjaan tambal sulam bukan sekadar kerja teknis.

Ia adalah fase darurat dari sebuah proses panjang; memulihkan mobilitas rakyat.

BACA JUGA...  KAYU-KAYU YANG HILANG, KEJUJURAN YANG DIPERTANYAKAN

JALAN NASIONAL SEBAGAI TULANG PUNGGUNG KEHIDUPAN

KEPALA Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) I Aceh, Heri Yugiantoro, ST, MT, melalui Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional Wilayah I, mulai melakukan penanganan bertahap berupa tambal sulam (patching), pembersihan sedimen, normalisasi drainase, serta perbaikan titik-titik kritis yang rusak akibat terjangan banjir, material kayu, dan lumpur.

BACA JUGA...  Tangkal Radikalisme Dengan Gerakan Kepramukaan di Pesantren Al Hidayah

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB