DALAM DEKAPAN SUNYI; Investigasi Dua Pekan Aceh Terisolir dan Suara Keras Nasir Djamil

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

Bagi warga terdampak, negara bukan hanya soal alat berat atau logistik. Negara adalah jaminan bahwa mereka tidak dibiarkan dalam gelap terlalu lama.

Menagih Negera yang Lebih Cepat dari Bencana.

PADA hari ke-15, akses ke beberapa titik mulai terbuka setelah alat berat PUPR dan BUMN digerakkan. Namun luka dua pekan dalam isolasi tidak hilang begitu saja.

BACA JUGA...  Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Anak-anak yang sakit harus dirawat dengan infus terbatas. Warga yang kehilangan rumah harus tinggal berbulan-bulan di pos pengungsian kecil.

Dalam setiap bencana, Aceh selalu menjadi wilayah yang paling panjang menanggung diam, paling panjang menanggung penantian. Bagi Nasir Djamil, penantian itu harus berakhir.

“Negara tidak boleh datang setelah semuanya hancur. Negara harus datang untuk mencegah kehancuran itu.”

Suara Nasir adalah peringatan—bahwa kehadiran negara bukan soal kedatangan, tetapi soal kecepatan.

BACA JUGA...  Anang Iskandar: Hakim yang Ditangkap BNN Wajib Menjalani Rehabilitasi Bukan Dipenjara

Bahwa 48 jam bisa berarti hidup atau mati. Bahwa birokrasi yang lambat sering lebih mematikan daripada air bah.

Dan bahwa Aceh, setelah semua luka yang dialaminya, berhak mendapat negara yang hadir tanpa ragu.

“Setiap jam keterlambatan bisa berarti satu nyawa hilang. Karena itu saya minta pembukaan isolasi tuntas dalam 48 jam.”

“Bencana tidak mengenal kewenangan. Yang sering terjebak pada kewenangan justru kita di pemerintahan.”

“Presiden berkantor di Aceh bukan soal simbolisme. Ini soal efektivitas penyelamatan.”

[Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Partai PKS]. [].

BACA JUGA...  Kami Ingin Penyelesaian Komprehensif

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB