DALAM DEKAPAN SUNYI; Investigasi Dua Pekan Aceh Terisolir dan Suara Keras Nasir Djamil

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

Mediaaceh.co.id menelusuri catatan lapangan, laporan relawan, wawancara perangkat desa, serta kronologi pergerakan bantuan yang tersendat.

Ini kisah investigatif tentang bagaimana bencana alam kembali memperlihatkan kerentanan Aceh [dan bagaimana suara seorang wakil daerah berusaha menembus kebisuan birokrasi].

TITIK-TITIK GELAP DI PETA ACEH

DARI data relawan dan koordinator penanganan bencana di Aceh, terdapat setidaknya 12 titik terisolir yang tidak tersentuh bantuan selama 10–14 hari.

BACA JUGA...  Aceh Tamiang tak Termasuk Kabupaten Intoleran Beragama

Dua yang paling parah berada di pedalaman Gayo Lues dan Aceh Tenggara; akses jalan putus total, badan jalan hilang terbawa arus, dan jembatan gantung yang menjadi satu-satunya jalur lintas ikut rebah.

Di sebuah dusun di Kecamatan Putri Betung, misalnya, warga memakan pucuk paku dan hasil kebun seadanya. Mereka membuat api kecil dari batang basah untuk mengusir dingin.

BACA JUGA...  Jelang HUT Kemerdekaan RI ke 80, Bupati Ajak Warga Kibarkan Sang Saka Merah Putih

Malam hari gelap total—tak ada listrik, tak ada lampu minyak karena stok habis. Ironisnya, titik ini hanya berjarak kurang dari 80 kilometer dari ibu kota kabupaten, namun harus ditempuh berputar hampir 9 jam berjalan kaki.

Sementara itu, di Aceh Tamiang, tiga desa di bantaran Sungai Tamiang terjebak lumpur setinggi pinggang. Seorang warga, Harun 46 tahun, ditemui relawan setelah berhasil keluar ke desa lain.

BACA JUGA...  Menelusur ‘Langkah Kaki’ Perambah Hutan Bakau di Muara Hilir Sungai Tamiang

“Kami pikir bantuan akan datang hari kedua atau ketiga. Tapi sampai hari ke-12, baru sedikit bantuan masuk dan bisa dinikmati masyarakat. Kami selamat karena warga kampung tetangga datang menyusuri sungai,” katanya.

Dari berbagai titik itu, satu pola yang muncul; Bukan hanya bencana yang memutus akses—lembaga-lembaga penanggulangan bencana pun berjalan terpisah-pisah.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Kakankemenag Aceh Utara H. Fadli, S. Ag., M. Si.

PEMERINTAHAN

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:19 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB