DALAM DEKAPAN SUNYI; Investigasi Dua Pekan Aceh Terisolir dan Suara Keras Nasir Djamil

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

Nasir Djamil. Anggota DPR RI Asal Aceh Fraksi PKS.

DALAM penelusuran Trend Bencana Aceh 10 tahun terakhir, terdapat pola berulang;

Banjir bandang hampir tiap tahun; Longsor di lintasan pegunungan; Infrastruktur rentan; Penanganan lambat; Koordinasi tumpang tindih.

Analisis ahli kebencanaan yang dihubungi mengungkap faktor utama kerentanan Aceh adalah ketergantungan pada satu akses transportasi di banyak daerah. Saat akses itu putus, seluruh rantai pasokan macet.

BACA JUGA...  Baru Setahun Dibangun Jalan Harum Sari Retak Berlubang

“Aceh butuh peta risiko dan jalur evakuasi baru. Kalau tidak, setiap bencana akan menciptakan daerah terisolir baru,” kata seorang akademisi.

Kelemahan struktural inilah yang membuat situasi seolah “terulang” [dan membuat suara Nasir semakin relevan].

HUMANIORA DI BALIK ANGKA; WAJAH-WAJAH YANG MENUNGGU

KISAH seorang ibu di Aceh Tenggara yang selama 11 hari tidur di terpal sobek sambil memeluk dua anaknya karena suaminya belum ditemukan sejak hari pertama banjir.

BACA JUGA...  FADLON MINTA WARGA SABAR, DPRK KAWAL BANTUAN BANJIR

Ada pula kisah Pak Mustafa, petani kopi di Gayo Lues, yang kehilangan rumah, kebun, dan jembatannya—tetapi tetap menolak meninggalkan desanya. “Saya tunggu pemerintah datang. Kalau kami pergi, siapa yang nanti ditemukan?”

Cerita-cerita seperti ini menjadi dasar mengapa Nasir menggunakan kata “nyawa” dalam setiap pernyataannya.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB