Nova Diantara Rapor Merah dan Mosi tak Percaya MaPA
JAKARTA (MA) – Siapa tak kenal Nova Iriansyah, orang nomor satu di Aceh yang mengawangi provinsi paling ujung barat di Indonesia itu ada diantara Rapor Merah dan tuntutan Mosi tak Percaya Kumpulan Mahasiswa dan Pemuda Aceh (MaPA) se Jabodetabek di Jakarta.
Sang Gubernur Pemerintah Aceh itu dianggap tak becus memanajerial pemerintahan dan pembangunan yang sedang bergulir di Bumi Serambi Mekkah—sebutan Aceh—begitu tulis MaPA kepada mediaaceh.co.id. Senin, 30 Agustus 2021.
Gejolak ‘Agitasi’ itu sudah terasa sejak tahun 2017, merupakan tahun yang kental dengan ‘Adhesi’ dan ‘Kohesi’ politis bagi stabilitas politik yang sedang bergolak di Aceh kala itu.
Apalagi Pemerintah Aceh baru saja mengalami dua kali rotasi pucuk pimpinan sejak dilantik memenangi pilkada Aceh, dari Irwandi Yusuf Beralih kepada Nova Iriansyah.
Kentara, Kohesi politik mulai dilantunkan kelompok-kelompok yang saling tidak sepaham dari dua politisi sejati itu.
Skenario disusun, tangan-tangan Komisi Rasuah jalang mencari alasan untuk bisa menangkap seorang Irwandi. Cengkraman Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mampu ‘mencokok’ Irwandi berkedok Operasi Tangkap Tangan (OTT) namun samar barang bukti.





