Nova Diantara Rapor Merah dan Mosi tak Percaya MaPA

Senin, 30 Agustus 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Irwandi takluk dengan skenario yang dimainkan oleh tangan-tangan terampil suguhan politik dagelan himgga mencampakkan dirinya ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang di Jakarta.

Dan akhir dari skenario itu, Nova didapuk penggantinya menjabat sebagai Gubernur Aceh sampai saat ini.

Nova mengawali debutnya sebagai Gubernur Pemerintah Aceh, politik bisnisnya mulai dimainkan, banyak punggawa yang merasa jumawa dekat dengan Nova.

BACA JUGA...  Pembabatan Kawasan Hutan Bakau Alur Cina dan Durhaka Sangat Memperihatinkan

Ritme politik bisnis Nova mulai menganga, manajerialnya mulai terlihat kedodoran, hingga Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengeluarkan hak angket atas beberapa kegiatan mega proyeknya.

Meski berakhir dengan amin, toh tak semua anggota DPRA setuju atas hak angket tersebut, aleh-aleh mereka diberi safaat oleh Nova. Itu sudah menjadi rahasia umum.

Mau tahu, atas apa DPRA mengeluarkan hak angketnya?, mega proyek Multi Years Contract (MYC) yang akhirnya diamini.

BACA JUGA...  Nova Definitif, Peta Politik Aceh Berubah

Kebobrokan manajerial Nova mulai terkuak, namun kehadiran lembaga Rasuah di Aceh beberapa waktu lalu sepertinya bungkam, tak ada temuan yang bisa dipublish.

Padahal rakyat menanti atas temuan lembaga Rasuah selama berada di Aceh, terkait MYC, Aceh Hebat 1,2 dan 3 yang digembar-gemborkan sarat berselemak masalah.

Lalu, Publik Aceh dihebohkan dengan adanya temuan kasus besar dengan judul skandal “BEGAL BEASISWA MAHASISWA ACEH” yang tersalurkan mencapai 19.854.000.000 kepada 803 mahasiswa yang bersumber dari APBA 2017 berdasarkan temuan Inspektorat Aceh kemudian dilaporkan kepada gubernur Irwandi Yusuf.

BACA JUGA...  FAKTA Ingatkan Nova Iriansyah Cs Jangan Cari Kesempatan Dalam Kesempitan

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB