“Ini baru Minggu pertama paska libur Idul Fitri, bahkan mobilitas masih tinggi. Dan hal ini dapat berdampak pada potensi lebih panjangnya dampak dari periode libur ini sampai pertengahan bulan Juni,” Wiku menekankan.
Laporan | Syawaluddin
JAKARTA (MA) – Pemerintah daerah dan rumah sakit di daerah perlu segera mengantisipasi perkembangan pandemi COVID-19 paska periode libur lebaran. Karena dampak akibat meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur hari raya Idul Fitri sudah terlihat pada minggu kedua paska lebaran.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memaparkan bahwa dampak tersebut sudah terlihat dalam data perkembangan penanganan mingguan per 23 Mei 2021. Dampak tersebut, menunjukkan kenaikan pada jumlah kasus positif, kasus kematian dan penurunan kesembuhan. Melihat berdasarkan daerahnya, adalah daerah yang menjadi tujuan mudik dan arus balik.
“Ini menandakan, belum mencapai minggu kedua saja kasus sudah menunjukkan peningkatan signifikan, bahkan kasus kematian juga mengalami kenaikan. Ini adalah alarm bagi kita semua,” Wiku dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, yang diterima mediaaceh.co.id, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.




