FJL dan HAkA Gelar Dialog di Aceh Tengah 41.992 Hektar Harus Dijaga 

Rabu, 29 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Usai mengikuti Dialog, FJL dan HAkA foto bersama dengan pemangku kepentingan di Aceh Tengah.

Usai mengikuti Dialog, FJL dan HAkA foto bersama dengan pemangku kepentingan di Aceh Tengah.

TAKENGON  | MA — Bentang alam Tanah Gayo menghadapi tekanan serius akibat masih luasnya konsesi pertambangan yang mengancam kawasan hulu, hutan, sumber air, hingga mata pencaharian masyarakat.

Kondisi itu mengemuka dalam Dialog Multipihak bertajuk “Menjaga Bentang Alam Tanah Gayo Membangun Kesepahaman untuk Melindungi Hutan, Sumber Air, dan Mata Pencaharian Masyarakat”, yang digelar Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) bersama Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), di Takengon, Selasa kemaren, 28 Juli 2026.

BACA JUGA...  Akun Tiktok @bospon1 Viral di Medsos Terkait Dana Meugang, JASA: Kita Minta Klarifikasi dari Ketua DPR Aceh

Koordinator Forum Jurnalis Lingkungan, Munandar, mengatakan berdasarkan data terbaru Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral dan Batubara Provinsi Aceh hingga April 2026, masih terdapat 79 IUP aktif yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Aceh.

Khusus di Kabupaten Aceh Tengah, luas konsesi pertambangan diperkirakan mencapai sekitar 41.997 hektare dengan komoditas emas, batubara, bijih besi, mangan, timbal, seng, dan batuan.

BACA JUGA...  Ratusan Relawan Pong SEDE Gelar Konsolidasi Akbar Se-Aceh Tengah

Aceh Tengah dan Gayo Lues memiliki IUP untuk komoditas emas dan batuan, sedangkan Bener Meriah memiliki IUP komoditas batuan.

Menurut Munandar, ancaman terhadap bentang alam Tanah Gayo tidak hanya berasal dari pertambangan berizin, tetapi juga aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih ditemukan di sejumlah kawasan pegunungan dan daerah aliran sungai (DAS).

BACA JUGA...  Daniel Manurung Ditetapkan Sebagai Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan dan SDM LSM ANTARTIKA

Berita Terkait

Besok! Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81 di Kota Panton Labu
Relawan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129
Praktisi Hukum Soroti Keterlibatan Anggota DPRK Aceh Selatan dalam MBG, Dinilai Berpotensi Konflik Kepentingan
Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo, Musara Alun Siap Jadi Lokasi HUT RI 81
Taman Budaya Gotong Royong di Sabang Diresmikan, Bukti Perkuat JKN dari 0 KM Indonesia
Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun
APEL Green Aceh Gugat Keterbukaan Informasi Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya ke KIA

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Besok! Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81 di Kota Panton Labu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Relawan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Praktisi Hukum Soroti Keterlibatan Anggota DPRK Aceh Selatan dalam MBG, Dinilai Berpotensi Konflik Kepentingan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo, Musara Alun Siap Jadi Lokasi HUT RI 81

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB